Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Side Events IAF ke-2, Gali Potensi Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Afrika

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Side Events IAF ke-2, Gali Potensi Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Afrika Doc: kemlu.go.id
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri RI, Pahala Nugraha Mansury Menyambut delegasi Afrika serta Duta Besar Sahabat dalam Afternoon Gathering and Information Session" pada hari Rabu, 28 Juni 2024, di Jakarta.

JAKARTA - Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Dewi Justicia Meidiwaty mengatakan kegiatan side events Forum Indonesia-Afrika (IAF) ke-2 akan menjadi ajang untuk memperluas jejaring, melakukan diskusi konstruktif, serta menggali potensi kerja sama, khususnya di bidang ekonomi.

"Forum ini juga akan dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam, kerja sama ekonomi bilateral dan regional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia," katanya, melalui rilis pers Kemlu, Jakarta, Kamis (29/8).

Sebagai upaya konkret untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Afrika di berbagai tingkatan dan bidang, Indonesia, kata dia, telah menyiapkan beberapa side events pada rangkaian kegiatan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali pada 1-3 September 2024.

Beberapa side events yang disiapkan oleh kementerian atau lembaga tersebut antara lain Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF), Country Specific Business Forum, dan penandatanganan MoU Artisanal Mining RI-Kenya.

Selain itu, ada juga Penandatanganan MoU antara EMP dan GUMA, pertemuan Konsul Kehormatan Indonesia di Kawasan Afrika, WorkshoponDownstreaming MiningwithValue Added Indonesia-Africa, diskusi panel Tony Blair Institute tentang AfCFTA, dan penandatanganan beberapa MoU dengan perkiraan nilai mencapai 3,5 miliar dolar Amerika (sekitar Rp53,9 triliun).

Dengan mengusung tema "Bandung Spirit for Africa's Agenda 2063," IAF ke-2 akan mengundang 54 negara di Afrika untuk bersama-sama membahas potensi kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang.

Penyelenggaraan IAF ke-2 tersebut akan dirangkai dengan Forum Tingkat Tinggi tentang Kemitraan Multi-Pemangku Kepentingan (HLF-MSP).

Penyelenggaraan IAF 2024, kata Dewi, merupakan kelanjutan dari kesuksesan IAF pertama yang dilaksanakan pada 2018.

Forum tersebut bertujuan untuk mengimplementasikan modalitas Bandung Spirit yang digagas oleh para pendiri bangsa, dengan fokus pada kemanfaatan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat di Indonesia dan Afrika melalui kerja sama pembangunan yang saling menguntungkan.

IAF ke-2 di Bali akan memperkuat kolaborasi di empat sektor prioritas, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, ketahanan kesehatan, dan ketahanan mineral.

"Kami mengundang seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam IAF II dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia dan Afrika," demikian kata Dewi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.