Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesisir Utara Mulai Ditata secara Kolaboratif

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 03:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesisir Utara Mulai Ditata secara Kolaboratif Doc: HO/Pemkab Tangerang
Ket. Pejabat Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono saat mengecek lokasi penataan permukiman di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, ­Kabupaten Tangerang.

TANGERANG - Kawasan pesisir utara mulai ditata. Tepatnya di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Untuk penataan ini pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, melakukan kolaborasi lintas sektor. Pejabat Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono di Tangerang, Rabu menyampaikan bahwa kondisi permukiman daerah pesisir perlu direvitalisasi. Ada rumah tidak layak huni, sanitasi buruk, dan terbatasnya akses air bersih. Ini perlu ditangani secara lintas sektor untuk direvitalisasi.

"Perlu ada kerja sama dan kolaborasi multipihak yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang, masyarakat Tanjung Kait, Habitat for Humanity Indonesia, dan para donor, untuk melaksanakan program revitalisasi Kampung Tanjung Kait," katanya.

Menurut Andi, program penataan kampung Tanjung Kait dirancang untuk mengatasi kesenjangan akses lahan, meningkatkan ketersediaan perumahan layak, dan menjadikan hunian yang layak. Untuk itu, dia sangat mendukung kegiatan tersebut dalam rangka kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.

"Kami sangat senang program yang melibatkan banyak pihak ini. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan selalu memprioritaskan dan mendukung setiap program yang melibatkan kerja sama banyak pihak, serta berguna bagi masyarakat," ujarnya.

Andy berharap program tersebut bisa terus berlanjut dan berkesinambungan, sehingga ke depannya dapat diimplementasikan di daerah lainnya yang ada di Kabupaten Tangerang. Ini khususnya wilayah-wilayah pesisir pantai yang padat dan kumuh.

Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto mengatakan bahwa kerja sama dengan Pemkab Tangerang merupakan yang kesekian kalinya untuk membangun kawasan bebas dari kawasan kumuh dan miskin di wilayah utara khususnya Mauk.

"Habitat Indonesia percaya bahwa dengan kolaborasi yang kuat dan pengetahuan yang tepat, kita dapat memberdayakan masyarakat untuk berubah dan meningkatkan kualitas hidup mereka," ungkapnya.

Dia menjelaskan program penataan tersebut untuk memastikan keamanan tinggal bagi warga yang selama ini tinggal di permukiman informal melalui akses pembiayaan kepemilikan lahan.

Pembangunan rumah layak huni dan infrastruktur dasar, nantinya akan memenuhi akses kebutuhan tempat tinggal yang lebih sehat. Ketersediaan air bersih dan sanitasi yang lebih baik serta kemudahan akses layanan dasar lainnya.

"Jadi nantinya ada 110 rumah yang akan dibangun oleh Habitat Indonesia di kawasan Tanjung Anom ini. Ini merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan habitat bekerjasama dengan Kabupaten Tangerang," kata dia. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.