Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut IBL sebut IBL All Indonesian penting untuk ekosistem bola basket

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 16:32 WIB | Oleh:
Dirut IBL sebut IBL All Indonesian penting untuk ekosistem bola basket Doc: ANTARA/HO-IBL
Ket. Dokumentasi Pebasket Pelita Jaya Jakarta Muhamad Arighi dalam salah satu pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2024.

Jakarta - Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah menyebut IBL All Indonesian 2024 sangat penting untuk membangun ekosistem bola basket di Indonesia agar lebih maju dan cepat.

Dia menjelaskan, tujuan turnamen itu adalah menambah jam terbang bagi pemain lokal yang belum banyak mendapatkan kesempatan bermain.

"Kemudian secara ekosistem bola basket juga berguna, agar jeda antarmusim tidak kosong terlalu banyak," kata Junas kepada ANTARA di Jakarta pada Kamis.

Menurut dia, mayoritas pemain dikontrak klub selama 1 tahun penuh dari Januari sampai Desember sehingga turnamen itu bermanfaat untuk tim dan pemain.

Ia menegaskan, turnamen itu tidak akan diikuti oleh pemain asing dan heritage (keturunan/berdarah campuran Indonesia).

"Kalau naturalisasi dalam definisi peraturan disebut lokal naturalisasi dan itu boleh, makanya mereka termasuk kategori lokal yang sudah sah sebagai WNI," kata dia.



"Dan aturan ini juga bukan baru, tahun 2022 turnamen lokal pada saat itu, aturan ini juga sudah berlaku," sambung pria yang sudah menjadi dirut IBL sejak 2019 itu.

Junas menambahkan, manajemen IBL sudah berkomunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) mengenai turnamen tersebut.

Dito sangat mendukung IBL All Indonesian dan menyatakan bahwa pemerintah siap membantu kelancaran turnamen itu.

Sementara itu, dalam kegiatan Drawing Group IBL All Indonesian di Jakarta, Kamis, Kepala Pemasaran dan Pengembangan Bisnis IBL Adrian Ariez mengatakan setiap tim hanya boleh menyertakan atau mengajukan satu pemain naturalisasi.

"Satu tim hanya bisa mengajukan satu pemain naturalisasi dan harus mendapatkan persetujuan atau izin dari Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia," kata Adrian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.