Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS dan Korsel Mulai Latihan Militer Gabungan Besar-besaran

📅 Senin, 19 Agu 2024, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS dan Korsel Mulai Latihan Militer Gabungan Besar-besaran Doc: qna.org
Ket. Latihan tahunan Ulchi Freedom Shield (UFS) pada bulan Agustus tahun lalu.

SEOUL - Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan militer gabungan tahunan utama mereka pada hari Senin (19/8), kata Seoul. Latihan baru yang ditujukan untuk menahan Korea Utara yang bersenjata nuklir, termasuk memerangi serangan siber.

Latihan Ulchi Freedom Shield (UFS) berlangsung hingga 29 Agustus, latihan tahun ini ditetapkan untuk "mencerminkan ancaman nyata di semua domain", termasuk dari rudal Korea Utara dan gangguan GPS, kata Kepala Staf Gabungan Seoul.

Latihan tersebut akan meningkatkan "kemampuan dan postur sekutu untuk mencegah dan mempertahankan diri melawan senjata pemusnah massal", tambah militer.

Latihan tahun ini akan melibatkan sekitar 19.000 tentara Korea Selatan yang berpartisipasi melalui darat, laut, dan udara, serta di domain siber dan luar angkasa, menurut kementerian pertahanan, yang menolak memberikan rincian partisipasi AS.

Pyongyang telah menerbangkan ribuan balon pembawa sampah melintasi perbatasan dalam beberapa bulan terakhir, dan berupaya mengganggu sinyal GPS Korea Selatan sebagai bagian dari protesnya terhadap balon pembawa propaganda anti-rezim yang dikirim oleh para aktivis di Korea Selatan.

Di Seoul, pemerintah kota akan secara bersamaan melakukan latihan pertahanan sipil yang dirancang untuk lebih siap menghadapi balon sampah di masa mendatang, serta serangan pesawat tak berawak Korea Utara.

"Saat ini kami menghadapi provokasi dan ancaman Korea Utara yang paling gegabah dan tidak rasional di dunia," kata Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada rapat kabinet hari Senin, menurut kantornya.

"Dalam beberapa tahun terakhir, mereka tidak ragu melancarkan serangan pengacauan GPS dan melakukan provokasi ringan seperti meluncurkan balon sampah."

Latihan militer AS-Korea Selatan biasanya membuat marah Korea Utara, yang menganggapnya sebagai latihan untuk invasi, dan membalas dengan melakukan uji coba senjata.

Pada hari Minggu, media pemerintah Korea Utara mengecam latihan militer tersebut, dengan mengatakan bahwa latihan tersebut "berbahaya dan serius".

Tahun lalu, media pemerintah Korea Utara memperingatkan latihan tersebut dapat memicu "perang termonuklir", meluncurkan sejumlah rudal jelajah dan rudal balistik sebagai protes.

Kim Myung-soo, kepala Kepala Staf Gabungan Seoul, mengatakan minggu lalu bahwa Pyongyang "kemungkinan akan menggunakan latihan tersebut sebagai dalih untuk melakukan provokasi tipu daya dan serangan mendadak".

Kim memerintahkan pasukan untuk "memantau dan menganalisis secara ketat aktivitas DMZ" dan "segera membalas jika musuh memprovokasi".

Washington adalah sekutu keamanan utama Seoul dan menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korea Selatan untuk melindunginya dari tetangganya yang bersenjata nuklir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.