Ukraina dan Russia Saling Klaim Alami Kemajuan di Wilayah Kursk
📅 Jumat, 16 Agu 2024, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: RTE
KYIV -Ukraina pada Kamis (15/8), mengklaim kemajuan baru dalam serangannya ke Russia, dengan mengatakan telah merebut lebih dari 1.100 kilometer persegi dalam serangan terbesar oleh tentara asing di tanah Russia sejak Perang Dunia II.
Ukraina mengatakan pihaknya sekarang menguasai puluhan permukiman dan Sudzha, sebuah kota delapan kilometer (lima mil) dari perbatasan.
"Kami telah menguasai wilayah seluas 1.150 kilometer persegi dan 82 pemukiman," kata panglima militer Oleksandr Syrsky.
Sementara itu Russia mengatakan telah merebut kembali sebuah desa dari pasukan Ukraina di wilayah perbatasan Kursk dan mengumumkan akan mengirim "pasukan tambahan" ke wilayah Belgorod yang berdekatan.
Pasukan Ukraina melancarkan serangan pada tanggal 6 Agustus, mengakhiri kemunduran selama berbulan-bulan setelah bertempur melawan invasi Russia selama lebih dari dua tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jenderal tertinggi itu juga mengatakan kepada Presiden Volodymyr Zelensky bahwa tentara telah mendirikan kantor administrasi "untuk menjaga hukum dan ketertiban serta memenuhi kebutuhan prioritas penduduk di wilayah yang dikuasai".
Zelensky mengumumkan "selesainya pembebasan kota Sudzha dari militer Russia".
120.000 Warga Rusia Mengungsi
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Kursk, wartawan AFP melihat sekitar 500 pengungsi dari daerah perbatasan mengantre untuk mendapatkan makanan dan pakaian yang didistribusikan oleh Palang Merah Russia.
Russia mengatakan lebih dari 120.000 orang telah meninggalkan wilayah itu atau dievakuasi.
"Saya sangat takut, sangat takut. Peluru berhamburan dari segala sisi, helikopter, pesawat, jet tempur terbang di atas rumah," kata Nina Golinyaeva, seorang pengungsi dari Sudzha, kepada AFP.
"Pada malam hari saya melihat tentara di jalan," tambahnya. "Mereka berkata, 'Kalian harus segera mengungsi, kalau tidak mereka akan membunuh kalian.'"
Kehancuran Total
Serangan Ukraina membuat pasukan Russia terkejut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!