Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kota Depok Tambah Jam Operasional

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 03:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Depok Tambah Jam Operasional Doc: ANTARA/Foto: Feru Lantara
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Abdul Rahman.

DEPOK - Untuk merapihkandana menata sampah, maka jam operasional kegiatan di UPTD Pengelolaan Sampah Terpadu ditambah dua jam. "Kami tambah jam operasional. Biasanya delapan, jadi sepulu jam. Penambahan jam operasional ini dengan tujuan untuk perapihan dan penataan sampah," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman, Selasa.

Selain jam operasional ditambah, kata dia, juga ada tambahan alat untuk mengatur penataan tumpukan sampah di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sampah Terpadu. "Kita juga menambah alat berat untuk mempercepat perapihan turun naik dan meratakan sampah," jelas Abdul.

Alasan menambahkan jam operasional dan alat berat, karena volume sampah kini sudah mencapai 800 hingga 1.000 ton per hari. Sementara itu, untuk solusi pengurangan pembuangan sampah, Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menyampaikan pemerintah kota kembali mengaktifkan Unit Pengolahan Sampah (UPS) se-Depok. Tujuannya untuk mengolah sampah di tingkat RT dan RW sehingga sampah residu dibuang ke TPA Cipayung.

"Kita aktifkan kembali UPS se-Depok. Kita beli sebuah alat incinerator untuk mengolah sampah. Mudah mudahan kapasitasnya cukup sebagaipilot projectyang bisa menangani sampah di UPS Kota Depok," tutur Imam. Selain itu, Pemkot Depok juga mendapat bantuan untuk membuat pengolahan sampah dijadikan bahan bakar.

Prosesnya sudah masuk dalam pelelangan di Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat yang akan selesai pada Oktober mendatang. Setelah itu akan langsung dibangun pabrik sampah yang bisa mengolah sampah sebanyak 300 ton sampah per hari. Dia juga akan menghasilkan Refuse Derived Fuel yang merupakan bahan bakar. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.