Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Modus Baru Ini, Nama Kepala Kemenag Aceh Besar Dicatut OTK untuk Aksi Penipuan

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Modus Baru Ini, Nama Kepala Kemenag Aceh Besar Dicatut OTK untuk Aksi Penipuan Doc: ANTARA/HO/Kemenag Aceh Besar
Ket. Screenshot nama kepala Kemenag Aceh Besar dicatut orang tak dikenal dikenal, Minggu (11/8/2024).

Banda Aceh - Nama dan foto Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, Saifuddin dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan melalui aplikasi WhatsApp, dan menawarkan bantuan fiktif.

"Oknum tersebut diketahui telah mengirimkan pesan WhatsApp ke salah satu pengurus madrasah swasta di Aceh Besar dan menawarkan bantuan fiktif," kata Saifuddin, di Aceh Besar, Senin.

Saifuddin mengatakan, namanya telah disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan hal ini telah merugikan dirinya serta keluarga besar Kemenag Aceh Besar.

"Tadi saya dapat laporan bahwa ada pengurus madrasah yang mendapatkan pesan dari orang yang mengatasnamakan saya. Padahal, saya tidak pernah mengirimkan pesan tersebut," ujarnya.

Dirinya mengingatkan, jika ada pegawai Kemenag Aceh Besar atau masyarakat yang mendapatkan pesan serupa, harap tidak menggubrisnya karena itu murni pesan fiktif.

"Tolong hati-hati dengan chat semacam itu karena saya tidak pernah menawarkan bantuan untuk madrasah atau satuan kerja lainnya lewat chat pribadi," katanya.

Dirinya merasa terkejut ketika menerima pesan berisi tangkapan layar chat WhatsApp pengurus madrasah dan oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Chat tersebut, lanjut dia, berisi penawaran bantuan ke madrasah, di mana oknum itu meminta nomor rekening bank untuk dilakukan transfer bantuan berupa sejumlah uang.

"Ini harus diwaspadai karena akan merugikan orang banyak. Tentu jika ada bantuan kita akan umumkan secara terbuka bukan malah mengirimkan pesan pribadi," katanya.

Oknum tersebut, kata Saifuddin, menggunakan nomor083869637158serta mencantumkan gambar dirinya sebagai foto profil WA. Nomor tersebut bukan miliknya.

"Harap diwaspadai jangan sampai anda menjadi korban penipuan. Sekali lagi kami sampaikan bahwa tidak ada bantuan dari Kemenag Aceh Besar untuk madrasah saat ini," ujarnya.

Saifuddin menyampaikan, saat ini pihaknya masih sedang menelusuri oknum pengirim pesan tersebut.

"Ketika ada yang mencatut nama saya secara tidak bertanggung jawab dan ditakutkan merugikan banyak orang, maka kita harus mengambil langkah-langkah selanjutnya sesuai aturan yang berlaku," demikian Saifuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Semarak Parade FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Semarak Parade FIFA ASEAN C...
Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.