Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Rendam Permukiman Warga Tiga Kecamatan di Bolaang Mongondow

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 17:33 WIB | Oleh:
Banjir Rendam Permukiman Warga Tiga Kecamatan di Bolaang Mongondow Doc: ANTARA/HO-BPBD Bolaang Mongondow.
Ket. Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara saat terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur daerah landai tersebut, Selasa (13/8).

MANADO - Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Bolaang MongondowSulawesi Utara terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur daerah landai tersebut."Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow sejak tanggal 12 Agustus 20024 hingga sekarang menyebabkan debit air sungai meningkat dan merendam permukiman masyarakat," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang MongondowAbdul Muin di Manado, Selasa.

Dia menjelaskan, permukiman penduduk yang terdampak itu di Kecamatan Dumoga mencakup Desa Toruakat dan Desa Pusian.

Selanjutnya di Kecamatan Dumoga Timur, merendam permukiman di Kelurahan Imandi Desa Tonom dan Desa Mogoyunggung 1.

Sementara di Kecamatan Lolayan, hujan deras menyebabkan banjir di empat titik, yaitu Desa Tanoyan Utara, Desa Tanoyan Selatan, Desa Mengkang, dan Desa Mopusi.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut," katanya.

Selain menggenangi permukiman penduduk, luapan banjir juga menyebabkan dua jembatan putus di desa Mengkang, dan satu jembatan lainnya di jalan perkebunan Desa Mopusi.

Banjir deras juga menyebabkan satu rumah papan di Desa Bakan terbawa arus. "Banyaknya rumah yang terendam banjir masih dalam pendataan," ujarnya.

Dia menyebutkan, setelah menerima laporan dan informasi dari pemerintah setempat dan masyarakat melalui Contact Center Pusdalops-PB, BPBD langsung menurunkan personel TRC-PB untuk melakukan kaji cepat di wilayah terdampak.

Kondisi saat laporan ini dibuat, katanya, luapan air masih merendam permukiman dengan tinggi bervariasi antara 50 sentimeter hingga satu meter, dan kondisi cuaca di lokasi kejadian hujan lebat.

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji dan perahu karet," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.