Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP gencarkan program kampanye makan ikan berkelanjutan di Cirebon

📅 Minggu, 11 Agu 2024, 16:25 WIB | Oleh:
KKP gencarkan program kampanye makan ikan berkelanjutan di Cirebon Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat mengadakan kegiatan kampanye makan ikan di Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, Minggu (11/8/2024).

Cirebon - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan program kampanye makan ikan secara berkelanjutan di Kota Cirebon, Jawa Barat, sebagai upaya untuk meningkatkan konsumsi protein ikan di masyarakat.

"Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Sulistiyo di Cirebon, Minggu.

Budi menjelaskan konsumsi ikan ini sangat penting untuk kesehatan masyarakat, karena hewan air tersebut mengandung sejumlah omega-3 hingga vitamin yang diperlukan tubuh.

"Ikan mengandung lemak sangat menyehatkan bila dikonsumsi setiap hari," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, KKP mempromosikan tiga cara untuk meningkatkan asupan protein ikan yakni mengajak masyarakat mengkonsumsi ikan segar, memakan olahan ikan serta mencoba produk pengembangan hidrolisat protein ikan yang tidak berbau dan tidak berwarna.

Budi mengatakan kegiatan ini sengaja diadakan di Keraton Kasepuhan yang menjadi pusat budaya di Kota Cirebon, agar pesan kampanye makan ikan bisa tersampaikan lebih mudah kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari kampanye, pihaknya juga membagikan sekitar tiga ton ikan segar kepada masyarakat yang berada di Keraton Kasepuhan Cirebon.

"Kami melakukan gerakan ini untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat secara signifikan," kata dia.

Budi menuturkan kegiatan kampanye ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat, agar lebih gemar mengonsumsi ikan guna memenuhi asupan protein hewani.

Ia menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan bahwa konsumsi protein ikan di Indonesia saat ini hanya 62,3 gram per kapita per hari.

Menurut dia, jumlah konsumsi protein ikan tersebut jauh di bawah negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam yang sudah mencapai angka 94 gram per kapita per hari.
"Melihat data tersebut, kami bekerjasama dengan seluruh pihak terkait agar konsumsi protein ikan oleh masyarakat bisa meningkat," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan ketika masyarakat sudah gemar mengonsumsi ikan, maka hal tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal di Cirebon.

Saat ini, tambah dia, KKP sedang mengupayakan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan para pembudidaya melalui pembelian ikan oleh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.