Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Jadi Negara dengan Kunjungan Terbanyak ke Bali

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 22:45 WIB | Oleh:
Australia Jadi Negara dengan Kunjungan Terbanyak ke Bali Doc: antara

Australia menduduki posisi pertama sebagai negara dengan kunjungan terbanyak ke Bali, terlebih Australia mendominasi penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Australia nomor satu, ada 40 penerbangan sehari. Jadi ada 9 kota dari negara Australia yang datang ke sini," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan saat peresmian penerbangan perdana Denpasar-Kota Kinabalu (Sabah) di Bali, Jumat.

Handy menambahkan sembilan kota itu lebih tinggi apabila dibandingkan dengan tahun 2019, karena ada tambahan dua kota lagi, yakni Gold Coast dan Canberra.

"Itu tambahan baru. Sebelumnya belum pernah terbang dan ini memang Australia 'market' tradisionalnya Bali. Setiap tahun terus tumbuh dan ini kayanya Australia sudah kembali ke masa normal," ungkapnya.

Adapun, total traffic di bandara tersebut naik sekitar 7 persen tahun ini bila dibandingkan tahun sebelumnya 2023.

Bukan hanya Australia, Singapura dan Malaysia juga menjadi salah satu negara yang memiliki 'traffic' baik, karena menduduki peringkat satu dan dua destinasi dari Bali.

"Singapura memiliki 18 penerbangan, dan Malaysia 13-14 penerbangan dari Bali dalam sehari. Sementara, untuk di Bali sendiri, total traffic kita naik sekitar 7 persen tahun ini jika dibandingkan tahun 2023," papar dia.

Dengan waktu dari Januari sampai Juli untuk di 2024 ini, kurang lebih jumlah penerbangan internasional, penumpangnya mencapai 7.904.277 untuk yang internasional, kemudian domestik sebesar 5.642.691.

Persentase perbandingan antara domestik dan internasionalnya adalah 42 persen untuk domestik, dan internasional 58 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.