Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arkeolog Temukan Nenek Moyang 'Hobbit'

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Laporan tersebut menyatakan menemukan tiga fosil hominin tambahan dari Mata Menge yang berasal dari 700.000 tahun lalu, hasil dari beberapa musim penggalian lapangan di situs ini. Yang terpenting, kumpulan baru ini mencakup elemen postkranial pertama, poros distal humerus dewasa (bagian bawah tulang lengan atas).

Pemulihan tulang tungkai fosil dari situs penggalian Mata Menge telah lama ditunggu karena banyaknya bukti yang diberikan mengenai asal usul leluhur Homo floresiensis.

Mikroskopi digital dari struktur mikro menunjukkan bahwa humerus kecil berasal dari individu dewasa. Berdasarkan perkiraan panjang tulang, tim dapat menghitung tinggi badan hominin ini sekitar 100 sentimeter. Ini sekitar 6 sentimeter lebih pendek dari perkiraan tinggi badan kerangka Homo floresiensis berusia 60.000 tahun dari Liang Bua sekitar 106 sentimeter, berdasarkan panjang tulang paha.

"Tulang lengan atas dewasa berusia 700.000 tahun ini tidak hanya lebih pendek dari tulang lengan atas Homo floresiensis, tetapi juga merupakan tulang lengan atas terkecil yang diketahui dari catatan fosil hominin di seluruh dunia," kata Profesor Adam Brumm dari Pusat Penelitian Evolusi Manusia Australia di Griffith University, salah satu penulis makalah tersebut.

"Spesimen yang sangat langka ini mengkonfirmasi hipotesis kami bahwa nenek moyang Homo floresiensis memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil; namun, kini terlihat jelas dari proporsi tulang tungkai yang sangat kecil ini bahwa nenek moyang awal Hobbit, bahkan lebih kecil dari yang kami duga sebelumnya," tutur dia.

Dua gigi hominin tambahan dari Mata Menge juga berukuran kecil dan salah satunya memiliki karakteristik bentuk yang paling sesuai dengan Homo erectus awal dari Jawa.

Kesamaan ini tidak mendukung hipotesis bahwa Homo floresiensis berevolusi dari jenis hominin yang lebih awal dan lebih primitif, yang belum pernah ditemukan di Indonesia, atau bahkan di wilayah yang lebih luas di luar Afrika.

Sisa-sisa manusia Mata Menge, yang kini berjumlah 10 spesimen fosil, berasal dari sedikitnya empat individu (termasuk dua anak-anak). Semuanya sangat mirip secara anatomis dengan Homo floresiensis Liang Bua. Namun penemuan itu dapat dianggap sebagai varian hominin yang lebih tua.

Akan tetapi, meskipun merupakan nenek moyang langsung dari Hobbit, bentuk awal ini memiliki gigi yang kurang terspesialisasi (gigi yang lebih primitif) dibandingkan keturunannya di Liang Bua. Lebih jauh, terlihat jelas dari tulang lengan yang kecil bahwa pengurangan ukuran tubuh yang ekstrem terjadi di awal sejarah hominin Flores.

"Sejarah evolusi hominin Flores sebagian besar masih belum diketahui," kata Profesor Brumm. "Akan tetapi, fosil-fosil baru tersebut secara kuat menunjukkan bahwa kisah Hobbit memang dimulai ketika sekelompok hominin Asia awal yang dikenal sebagai Homo erectus entah bagaimana menjadi terisolasi di pulau terpencil Indonesia ini, mungkin satu juta tahun yang lalu, dan mengalami pengurangan ukuran tubuh yang dramatis dari waktu ke waktu," ujar dia. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

53 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.