Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Keluarga Terseret Arus Sungai di Agam

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu Keluarga Terseret Arus Sungai di Agam Doc: Antara/ HO-BPBD Agam
Ket. Tim Gabungan Pemkab Agam sedang mencari bocah yang dibawa arus sungai, Selasa (6/8/2024) malam.

Lubuk Basung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan satu keluarga di Padang Alai, Jorong Kampuang Malayu, Nagari atau Desa Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari terseret arus sungai dan satu orang korban belum ditemukan, Selasa (6/8) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Saat ini anak korban atas nama Fatin (5) belum ditemukan setelah diseret arus sungai," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Selasa.

Ia mengatakan, korban terseret arus sungai tambuo di Jorong Pasa, Nagari atau Desa Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari saat sepeda motor ayahnya atas nama Eri Marianto (36) melewati jembatan di daerah itu.

Tiba-tiba air sungai besar dan terbawa arus yang meluap setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu, Selasa (6/8) sore.

Akibatnya, ibu korban atas nama Reni Andayani (32) dan Fatin terseret arus sungai tersebut.

Reni sudah ditemukan sekitar 20 meter dari jembatan dalam keadaan selamat.

"Reni selamat dan ayah korban tidak hanyut. Ayahnya mencoba mencari korban," katanya.

Ia menambahkan, Tim Gabungan Agam yang berasal dari BPBD Agam, PMI, TNI, Polri, pihak kecamatan, pihak nagari dan masyarakat telah mencari keberadaan korban.

Pencarian dilakukan dengan cara menelusuri aliran sungai tersebut sampai beberapa kilometer ke arah muara.

Namun dengan kondisi air sungai besar dan ditambah kondisi gelap, maka korban tidak ditemukan.

"Korban belum ditemukan dan tim gabungan masih melakukan pencarian hingga Selasa malam," katanya.

Ia berharap, korban bisa ditemukan tim gabungan dalam waktu dekat.

Dengan kejadian itu, ia mengimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melewati sungai, daerah perbukitan dan dataran rendah saat curah hujan tinggi.

Ini dalam rangka agar tidak menjadi korban jiwa akibat banjir bandang, tanah longsor dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.