Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Diimbau BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Kepsul

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 16:59 WIB | Oleh:
Warga Diimbau BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Kepsul Doc: (ANTARA/Abdul Fatah)
Ket. Cuaca ekstrim di sekitar Pantai Pulau Mangoli, Maluku Utara, Ahad (4/8).

TERNATE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengimbau masyarakat di Maluku Utara (Malut) untuk mewaspadai terjadinya angin kencang disertai cuaca ekstrem terutama di Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Mangole.

"Waspadai potensi peningkatan angin dari arah tenggara - barat daya dengan kecepatan 05 - 40 km/jam di wilayah Kepsul dan Mangole dan tinggi gelombang bisa mencapai hingga 2 meter," kata Petugas prakirawan BMKG Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Muhammad Fauzi Bintiang di Ternate, Ahad.

Muhammad Fauzi menyatakan BMKG telah keluarkan peringatan dini maritimuntuk waspada peningkatan kecepatan angin mencapai 50 km/jam di wilayah perairan Kepulauan Sula dan Mangole dengan tinggi gelombang laut mencapai 1.5 hingga 2 meter.

Selain itu, telah dikeluarkan peringatan dini waspadai gelombang tingi dan peningkatan kecepatan angin dan masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada 4 Agustus sekitar pukul 22.15 WIT terutama di Kabupaten Halmahera Utara Galela Utara.

Selain itu, Kabupaten Halmahera Selatan Gane Barat, Bacan Timur, Bacan Timur Selatan, Bacan Timur Tengah, Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Timur:* Wasile Selatan, Kabupaten Pulau Morotai berada di Morotai Selatan dan Kota Ternate tepatnya di Pulau Batang Dua dan sekitarnya.

Di samping itu, dirinya memprediksi akan meluas ke wilayah Kabupaten Halmahera Utara seperti di Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Selatan di sekitar Pulai Bacan, Bacan Barat, Kayoa Barat, Bacan Barat Utara, Kasiruta Barat, Kasiruta Timur, Bacan Selatan, Kepulauan Botanglomang, Mandioli Selatan, Mandioli Utara, Gane Barat Selatan, Gane Timur Selatan dan sekitarnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malut mengimbau kepada warga di Malut terutama bermukim di kawasan bantaran Kali Mati untuk selalu waspada terhadap banjir, karena tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir.

Kepala BPBD Malut, Febhy Alting mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir akibat terjadinya hujan baik dengan intensitas sedang maupun lebat.

Menurut dia, pada musim penghujan, masyarakat yang tinggal di area aliran sungai yang berhulu untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman banjir, seperti terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah pekan lalu.* Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

55 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.