Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Schizoanalisis, Metode Alternatif untuk Memahami Dorongan Kapitalisme dan Politik

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pendekatan schizoanalisis dalam pendidikan politik

Schizoanalisis juga dapat memberikan warna yang berbeda dalam pendidikan politik. Sebab, metode ini menekankan pentingnya memahami keinginan sebagai kekuatan kreatif dan produktif yang bisa mengubah struktur sosial.

Dalam konteks ini, pendidikan politik tidak hanya mengajarkan tentang sistem politik yang ada, tetapi juga bagaimana individu dan kelompok dapat menggunakan keinginan mereka untuk menciptakan perubahan sosial yang lebih besar.

Misalkan saja, pertama, dekonstruksi narasi yang dominan. Salah satu tugas utama schizoanalisis adalah mendekonstruksi narasi-narasi dominan yang sering kali membatasi pemahaman kita tentang realitas politik. Ini berarti memberikan edukasi kepada masyarakat untuk kritis terhadap narasi resmi dan mengeksplorasi berbagai perspektif alternatif.

Misalnya, kebijakan Tapera yang digadang gadang akan mensejahterakan rakyat, namun pada kenyataannya masih sarat kepentingan kelompok. Schizoanalisis mendorong pendekatan yang lebih inklusif dan kritis, dengan mengakomodir berbagai metode evaluasi mengenai kebijakan tersebut.

Kedua, schizoanalisis melihat keinginan sebagai kekuatan yang produktif dan bukan sekadar reaksi terhadap kekurangan. Dalam konteks pendidikan politik, ini berarti bagaimana mengedukasi masyarakat untuk melihat politik bukan hanya sebagai arena kompetisi kepentingan tetapi sebagai ruang keinginan kolektif yang dapat menghasilkan perubahan nyata.

Reformasi 1998 di Indonesia, misalnya, tidak hanya muncul sebagai reaksi terhadap pemerintahan Orde Baru yang otoriter, tetapi juga ekspresi keinginan kolektif rakyat Indonesia untuk mencapai demokrasi dan keadilan sosial.

Ketiga, schizoanalisis menekankan pentingnya memahami investasi psikis dalam konteks sosial dan historis. Dalam pendidikan politik, ini berarti mengedukasi masyarakat untuk memahami bagaimana struktur kekuasaan dan kontrol dibentuk serta dipertahankan melalui mekanisme sosial dan historis. Contohnya adalah fenomena "Octopus Dynasty" di Indonesia.

"Octopus Dynasty" merujuk pada kekuasaan politik dan ekonomi yang terkonsentrasi di tangan beberapa keluarga besar dengan jaringan dan pengaruh luas, mirip dengan tentakel gurita yang menjangkau berbagai sektor.

Cendana di masa Orde Baru, atau pemerintahan Jokowi yang disinyalir telah memberi manfaat elektoral bagi Gibran adalah contoh dari dinasti ini.

Dengan menekankan keinginan sebagai kekuatan produktif dan melihat pendidikan politik sebagai ruang untuk eksplorasi dan perubahan, schizoanalisis dapat membantu menciptakan generasi baru yang lebih sadar secara politik dan siap untuk berpartisipasi dalam transformasi sosial yang lebih besar.The Conversation

Yogie Pranowo, Adjunct Associate Lecturer, Universitas Multimedia Nusantara

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.