Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes: X-Ray Portabel Didistribusikan ke Area Berkasus TB Tinggi

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes: X-Ray Portabel Didistribusikan ke Area Berkasus TB Tinggi Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) bersama PJ Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin (tengah), dan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri, meninjau X-Ray Portabel di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/8).

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya akan mendistribusikan X-Ray portabel yang dihibahkan Uni Emirat Arab ke daerah-daerah dengan kasus TB yang tinggi, salah satunya adalah Kota Bandung, Jawa Barat.

"Butuhnya untuk nasional, kami merasa masing-masing provinsi harus punya 2 alat portable X-Ray, tapi saat ini kami mau prioritaskan ke provinsi-provinsi yang tinggi kasus TBC-nya," kata Menkes saat peluncuran Portable X-Ray alat skrining tuberkulosis pada peringatan Hari Anak Nasional 2024 di Bandung, Jumat (2/8).

Khusus untuk anak-anak, dia melanjutkan, karena TB secara fisik tidak dapat diobservasi dan anak-anak tidak dapat dipaksa mengeluarkan dahaknya, skrining TB harus menggunakan rontgen, salah satunya X-Ray portabel.

Dia menjelaskan, X-Ray portabel merupakan bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA), dan saat ini telah tersedia di Indonesia sebanyak 25 unit yang tersebar di 15 kabupaten/kota di 8 provinsi prioritas percepatan eliminasi TBC 2030.

Budi menambahkan, alat tersebut didistribusikan ke wilayah prioritas dengan kasus TBC tinggi seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Maluku.

Selain itu, katanya, setelah peluncuran di Bandung, diharapkan wilayah lain yang mendapatkan teknologi itu dapat segera memulai kegiatan penemuan kasus secara aktif (Active Case Finding) bulan Agustus ini.

Indonesia, menurut Menkes, menempati posisi kedua kasus tertinggi TB di dunia setelah India, dengan 1.060.000 kasus baru dan 134 ribu kematian setiap tahunnya, atau setara dengan 15 kematian akibat TB setiap jam.

"Itu sebabnya kenapa pemerintah sekarang, sejak pandemi COVID-19, TBC ditangani secara agresif melakukan program surveilans untuk menemukan di mana saja," kata dia.

Budi menuturkan, tim surveilans berhasil melakukan penemuan 500 ribuan kasus pada 2021, meningkat menjadi 700 ribuan kasus pada 2022, dan kembali meningkat menjadi 800 ribuan pada 2023.

"Diharapkan tahun ini 900 ribu kasus TBC ditemukan. Karena kalau kasus TBC ditemukan, bisa langsung diobati, cukup 4 sampai 6 bulan bisa sembuh," kata dia.

Menurut Menkes, pasien TBC tidak akan menularkan virus kalau sudah diberi obat, sehingga diharapkan makin lama makin sedikit temuan kasus TBC. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Pangeran Harry dan Meghan a...
Megapolitan
Jangan Sampai Terlewat! SIM...
Daerah
Gerakan RAMAH Kembangkan Ni...

Muara Enim Coba Atur Hasil Audit BPK

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Muara Enim Coba Atur Hasil ...
Luar Negeri
India Siap Jajaki Kerja Sam...

173 Rumah Ibadah di NTT Rusak Akibat Gempa Bumi

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
173 Rumah Ibadah di NTT Rus...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.