Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gandeng Perusahaan, Otsuka Komitmen Tanggulangi Tuberkulosis di Tempat Kerja

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 11:02 WIB | Oleh:
Gandeng Perusahaan, Otsuka Komitmen Tanggulangi Tuberkulosis di Tempat Kerja Doc: Istimewa
Ket. Human Capital & Corporate Communications Director Otsuka Group, Sudarmadi Widodo, memberikan edukasi TBC kepada anak-anak yang mengunjungi booth.

JAKARTA - Otsuka yang telah menginisiasi program Bebas Tuberkulosis di tempat kerja, kembali menggandeng puluhan perusahaan untuk menandatangani komitmen penanggulangan Tuberkulosis di tempat kerja.

Penandatangan tersebut dilaksanakan pada acara Hari Anak Nasional yang bertemakan "Anak Bebas TBC, Indonesia Maju". Peringatan yang diselenggarakan di Gedung Sate, Bandung juga dihadiri Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Human Capital & Corporate Communications Director Otsuka Group, Sudarmadi Widodo mengatakan, sebagai perusahaan inisiator dalam edukasi untuk pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis di tempat kerja melalui program Free Tuberculosis at Workplaces, Otsuka Group berhasil mengajak puluhan perusahaan untuk berkomitmen dalam program bebas Tuberkulosis di tempat kerja pada Hari Anak Nasional 2024 yang berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI.

"Hal ini sebagai wujud dukungan berbagai perusahaan kepada pemerintah dalam mencapai target Indonesia untuk eliminasi Tuberkulosis tahun 2030 dan bebas Tuberkulosis pada 2050, katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Otsuka sebagai perusahaan yang memiliki filosofi Otsuka People Creating New Products for Better Health Worldwide terus berkomitmen untuk mendukung terget Eliminasi Tuberkulosis 2030 dengan program Free TBC at Workplaces yang menargetkan untuk membebaskan tempat kerja dari Tuberkulosis dan mengeliminasi sitgma negatif pasien Tuberkulosis.

Menurut data WHO Global TB Report 2022, saat ini masih terdapat 10,6 juta orang di dunia jatuh sakit karena Tuberkulosis dan menyebabkan 1,3 juta orang meninggal karenanya. Indonesia termasuk delapan negara yang menyumbang 2/3 kasus Tuberkulosis di seluruh dunia, menempati posisi kedua setelah India dengan beban kasus baru sebanyak 1.060.000 kasus dengan kematian sebanyak 134.000 jiwa atau setara dengan 15 kematian per jam akibat Tuberkulosis.

Faktanya bahwa cakupan penemuan kasus Tuberkulosis pada usia produktif (25 - 54 tahun) di Indonesia adalah sekitar 35%, namun jika ditarik usia 15 - 60 tahun maka menjadi sekitar 70% dari total keseluruhan, sehingga data tersebut memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam penyebaran Tuberkulosis di Indonesia.

"Otsuka Group akan terus konsisten dalam membantu pemerintah Indonesia untuk mengurangi kasus Tuberkulosis dan menargetkan lebih banyak lagi perusahaan untuk bergabung bersama kami dalam mengeliminasi Tuberkulosis sehingga tidak hanya tercipta lingkungan kerja yang sehat, namun juga terbebasnya masyarakat Indonesia dari Tuberkulosis," kata Widodo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.