Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KLHK Lepasliarkan Dua Orangutan di Taman Nasional Betung dan Danau Sentarum

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 16:26 WIB | Oleh:
KLHK Lepasliarkan Dua Orangutan di Taman Nasional Betung dan Danau Sentarum Doc: ANTARA/HO-KLHK
Ket. Orangutan dilepasliarkan di Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum, Kalbar, Minggu (28/7)

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali melakukan pelepasliaran dua orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TN BKDS) yang merupakan tahapan ke-14 dilakukan sejak 2017.

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat RM. Wiwied Widodo menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan ke-14 kalinya dilaksanakan semenjak 2017, setelah sebelumnya berhasil melepasliarkan 30 individu orangutan di kawasan Sub Das Mendalam Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum.

Wiwied Widodo menyampaikan proses menuju pelepasliaran orangutan sangatlah panjang dan mahal. Namun, pihaknya memastikan semua prosedur dari awal sampai pelepasliaran terkait administrasi maupun satwa telah memenuhi persyaratan dan sudah siap dilepasliarkan pada 28 Juli 2024.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam membantu upaya pelepasliaran kedua orangutan ini mulai dari penyelamatan, rehabilitasi sampai dengan pelepasliaran sehingga berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur," kata Wiwied.

Dia menjelaskan bahwa dua individu orangutan berusia 8 tahun itu merupakan satwa hasil penyelamatan Balai KSDA Kalbar dari masyarakat. Satu individu orangutan berjenis kelamin betina dievakuasi dari masyarakat Kabupaten Mempawah pada 2020 dan satu individu lainnya berjenis kelamin jantan berasal dari Kabupaten Melawi.

Dalam pemulihan kondisi dan sifat liarnya, kedua orangutan telah menjalani proses rehabiltasi di Sekolah Hutan Tembak oleh Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang. Keduanya telah memiliki kemampuan lokomosi baik, pengenalan berbagai jenis pakan dan memiliki keterampilan membuat sarang dan merenovasi sarang lama.

Selain itu, katanya, setelah pelepasliaran kedua individu orangutan akan dipantau demi memastikan mereka dapat beradaptasi dan bertahan hidup di alam liar. Pemantauan dengan metodenest to nestdengan mengikuti orangutan mulai dari bangun di pagi hari hingga tidur di sore hari selama 3 bulan.

Dalam pelepasliaran ke-14 itu, dihadiri pula perwakilan dari masyarakat termasuk tokoh adat, perangkat desa, masyarakat peduli konservasi dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Datah Dian.

Kepala Balai Besar TN BKDS Sadtata Noor Adirahmant dalam keterangannya mengatakan menggarisbawahi pentingnya pelibatan pemangku kepentingan dan elemen masyarakat dalam upaya konservasi termasuk orangutan.

"Beri panggung kepada para pihak serta masyarakat dalam kegiatan pelepasliaran seperti ini. Dengan demikian, di bawah alam sadar mereka akan menerima hal baik ini sebagai tugas dan tanggung jawabnya untuk terus berperan dalam menjaga alam," ujar Sadtata. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.