Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bendungan Cijoro Rangkasbitung Mengering

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 16:37 WIB | Oleh:
Bendungan Cijoro Rangkasbitung Mengering Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Bendungan Cijoro Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, yang mengaliri puluhan hektare areal persawahan mengalami kekeringan akibat kemarau berkepanjangan.

RANGKASBITUNG - Bendungan Cijoro Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, yang mengaliri puluhan hektare areal persawahan mengalami kekeringan akibat kemarau berkepanjangan.

"Kami sekarang kesulitan pasokan air setelah Bendungan Cijoro kering," kata Ketua Kelompok Tani Blok Sentral Rangkasbitung, Ahmad di Rangkasbitung, Lebak, Kamis.

Tanaman padi di wilayahnya yang mengandalkan pasokan air Bendungan Cijoro seluas 50 hektare kini terancam kekeringan.

Mereka yang menggunakan pompa kesulitan untuk menyedot air dari Sungai Ciberang dengan jarak 500 meter.

Karena itu, pihaknya berharap Dinas Pertanian Lebak membangun sumur bor untuk memenuhi ketersediaan pasokan air.

Saat ini, kata dia, tanaman padi di wilayah itu rata-rata berumur 50 hari setelah tanam sehingga membutuhkan persediaan air untuk kesuburan pertanian pangan tersebut.

"Kami berharap tanaman padi itu bisa diselamatkan melalui sumur bor sehingga bisa panen September 2024," kata Ahmad.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan pihaknya kini tengah melakukan pemantauan dan monitoring ke lokasi mana saja yang terjadi kekeringan akibat kemarau.

Areal persawahan yang terancam kekeringan di lima kecamatan antara lain Kecamatan Cipanas, Muncang, Malingping, Cibadak dan Wanasalam.

Pihaknya sudah melakukan pompanisasi di lima kecamatan tersebut.

Untuk kekeringan akibat Bendungan Cijoro yang dibangun sejak zaman Belanda dan berstatus cagar budaya itu dan mengaliri puluhan hektare areal persawahan dipastikan dibangun sumur bor.

"Kami mengerahkan pompanisasi dan sumur bor untuk mengatasi kekeringan akibat kemarau berkepanjangan itu," kata Deni.

Sementara itu, Kepala Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi mengatakan bahwa Bendungan Cijoro Rangkasbitung hingga kini masih menjadikan kewenangan Provinsi Banten dan belum dilimpahkan ke pemerintah daerah.

Pemerintah daerah hanya memiliki tanggung jawab pemeliharaan jaringan irigasi, sebab pemakai dan pengguna air adalah petani Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.