Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Kota Bima Dapat Air Bersih Setelah Menunggu Delapan Tahun

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Kota Bima Dapat Air Bersih Setelah Menunggu Delapan Tahun Doc: ANTARA/Kominfotik Kota Bima
Ket. Penjabat Wali Kota Bima, H Mohammad Rum meninjau sekaligus melakukan pengecekan air bersih yang disalurkan kepada masyarakat di Lingkungan Sarata Kelurahan Paruga, Kota Bima.

Mataram - Sebanyak 180 kepala keluarga di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat kini dapat menikmati pasokan air bersih setelah menunggu selama delapantahun sejak daerah itu dilanda banjir bandang pada 2016.

"Alhamdulillah, sebanyak 180 KK di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga sudah dapat menikmati air bersih. Sejak 2016 akibat dampak banjir bandang wilayah ini termasuk yang paling parah terdampak," kata Pj Wali Kota Bima Mohammad Rum saat melakukan pengecekan kran air di rumah warga, Selasa.

Sejak dilantik oleh Penjabat Gubernur NTB pada September 2023 dan selama 10 bulan menjabat, Mohammad Rum mengaku fokus menuntaskan persoalan air bersih yang setiap tahun selalu dikeluhkan oleh masyarakat setempat."Baik akibat kekeringan maupun disebabkan rusaknya saluran air," ujarnya.

Kendati demikian, wujud nyata dan keseriusan menuntaskan kelangkaan air bersih terlihat dengan membentuk UPT Air Bersih di bawah Dinas PUPR Kota Bima untuk mengakomodasipasokan air bersih masyarakat, khususnya bagi kelurahan yang terdampak kekeringan.

"Pemerintah Kota Bima hingga saat ini terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik, khususnya melayani pasokan air bersih bagi kelurahan terdampak kekeringan," ucap Mohammad Rum.

Untuk itu, Rum menegaskan komitmen Pemkot Bima untuk menuntaskan kebutuhan air bersih."Untuk itu ke depan diharapkan tidak ada lagi keluhan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

48 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.