Pentagon: Angkatan Udara AS Habiskan Rp15,8 Triliun
📅 Rabu, 31 Jul 2024, 17:00 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Xinhua/Lao Chengyue
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan kontrak gabungan senilai hampir satu miliar dolar (sekitar Rp16,2 triliun) untuk melaksanakan operasi pemeliharaan dan perawatan pesawatnya, kata Departemen Pertahanan.
"Sejumlah perusahaan telah mendapat kontrak gabungan senilai 975 juta dolar AS (sekitar Rp15,8 triliun) untuk Kantor Pemeliharaan Cepat Angkatan Udara," kata departemen tersebut dalam siaran pers pada Selasa.
Kontrak ini memungkinkan Angkatan Udara AS untuk mengoptimalkan kesiapan operasional dan biaya pemeliharaan siklus masa pakai sistem senjata yang telah dikerahkan melalui kecepatan mengidentifikasi, menguji, dan memperluas aplikasi teknologi yang muncul.
Upaya ini akan dilakukan "dalam bidang manufaktur canggih, otomatisasi dan robotika, komposit canggih, pencegahan dan pengendalian korosi, kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, serta beberapa bidang teknis berdampak besar lainnya," jelas departemen tersebut.
Pekerjaan pada program ini akan dilaksanakan di pangkalan-pangkalan Angkatan Udara di seluruh dunia selama dasawarsa mendatang dan diharapkan akan rampung pada 29 Juli 2033, kata pernyataan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!