Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Kabel Carut Marut Apjatel Adakan Simulasi Tiang Bersama

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 20:35 WIB | Oleh:
Atasi Kabel Carut Marut Apjatel Adakan Simulasi Tiang Bersama Doc: istimewa
Ket. Simulasi Tiang Bersama yang diadakan Apjatel di Kota Bekasi pada Selasa (31/7). Bersama dengan konsep kabel bawah tanah konsep ini merupakan salah satu langkah organisasi dalam penyelesaian permasalahan kabel serat optik yang kian carut marut di banyak daerah di Indonesia.

JAKARTA - Keberadaan tiang kabel telekomunikasi yang tidak rapi sejauh ini masih menjadi masalah yang perlu diatasi. Kabel carut marut atau semrawut selain kurang nyaman dilihat, juga sering menyebabkan kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa.

Untuk mengatasi permasalah tersebut Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (Apjatel) pada hari Selasa (30/7) menggelar kegiatan Simulasi dan Rancangan Konsep Desain Tiang Bersama Apjatel. Acara ini merupakan salah satu langkah organisasi dalam penyelesaian permasalahan kabel serat optik yang kian carut marut di banyak daerah di Indonesia.

Ketua Umum Apjatel Jerry Mangasas Swandy mengatakan, program penggunaan Tiang Bersama Apjatel ini merupakan salah satu inisiatif dalam menghadirkan solusi bagi para penyelenggara Jasa telekomunikasi berbasis serat optik di Indonesia untuk bersama-sama mengurangi resiko keamanan bagi masyarakat, serta mendukung tata kelola kota yang rapi dan nyaman.

"Kita tahu bahwa pengaturan kabel serat optik di banyak daerah masih carut marut sampai mengakibatkan kecelakaan mulai dari kecelakaan motor, kendaraan roda empat, hingga adanya korban jiwa," ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Rabu (31/7).

Ia menambahkan, kondisi tersebut memerlukan adanya tindak lanjut untuk segera dilakukan perapihan dan pengaturan secara menyeluruh. Karena itu Apjatel memberi beberapa solusi, salah satunya dalam bentuk penggunaan tiang bersama.

"Hari ini kami melakukan simulasi dari Mockup tiang yang telah dibangun sebelum nantinya direalisasikan secara masif," ujar Jerry.

Rancangan desain penggunaan tiang bersama ini adalah salah satu konsep solusi dari Apjatel untuk menyelesaikan permasalahan kabel serat optik di berbagai daerah di Indonesia. Selain memakai konsep tiang bersama untuk kabel udara, relokasi kabel udara ke kabel tanah (underground cable) yang juga akan dicanangkan.

Konsep Tiang Bersama Apjatel ini merupakan solusi untuk pengaturan kabel serat optik untuk kondisi jalan yang sempit. Tiang akan ditempatkan di sisi sebelah kanan dan kiri jalan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat namun tetap menjaga tata kelola kota yang baik.

Konsep Tiang Bersama Apjatel ini mencakup Tipe A, B dan C yang dalam implementasinya nanti akan disesuaikan dengan kondisi di daerah dengan mempertimbangkan space yang tersedia, kondisi di lapangan, biaya yang diperlukan, serta sisi fungsionalnya akan seperti apa.

"Untuk detail eksekusi-nya, kami akan akan bekerjasama dengan para pakar dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk finalisasi desain tiangnya dengan pihak konsultan, sehingga akan menjadi satu standardisasi nasional yang dapat difungsikan di seluruh wilayah di Indonesia," tambah Jerry.

Targetnya program ini akan mulai dijalankan secara masif di berbagai daerah di Indonesia pada tahun 2025 mendatang. Sementara untuk pilot project-nya sendiri akan dimulai dari wilayah Tangerang Selatan, dimana saat Apjatel telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota dan juga perwakilan dari perusahaan penyedia jaringan di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, Apjatel juga telah berkoordinasi dengan perusahaan penyedia jaringan di wilayah Jabodetabek terkait dengan rencana implementasi program ini, sehingga diharapkan dapat segera dilakukan finalisasi dan dapat diimplementasikan di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami berharap program ini dapat menjadi solusi bagi Indonesia dalam hal pengaturan kabel serat optik yang dapat mengurangi resiko-resiko yang berpotensi merugikan masyarakat, sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan," tutup Jerry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.