Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Akibat Sisa Badai Gaemi di Tiongkok Tewaskan 4 Orang, Ribuan Dievakuasi

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 15:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Akibat Sisa Badai Gaemi di Tiongkok Tewaskan 4 Orang, Ribuan Dievakuasi Doc: CNA/China Daily via REUTERS
Ket. Pemandangan dari drone memperlihatkan bangunan-bangunan terendam banjir setelah hujan lebat di wilayah kota Caoshi, Hengyang, provinsi Hunan, Tiongkok, pada 28 Juli 2024.

BEIJING - Hujan deras dan banjir menewaskan empat orang dan memicu evakuasi ribuan warga di provinsi Hunan, Tiongkok selatan yang dilanda hujan lebat akibat sisa-sisa Topan Gaemi, kata media pemerintah pada Selasa (30/7).

Hujan deras selama berhari-hari membobol tanggul dan bendungan utama, membanjiri sebagian besar lahan pertanian. Lembaga penyiaran negara CCTV mengatakan, kementerian keuangan mengalokasikan dana sebesar 238 juta yuan (33 juta dollar AS) untuk pencegahan bencana dan bantuan pertanian.

Para ahli cuaca menyalahkan hujan lebat dalam kondisi lembab pada kombinasi angin muson barat daya dan sistem awan luar dari Gaemi, menurut Beijing News, media yang didukung pemerintah.

Di daerah Zixing, cuaca ekstrem berdampak pada hampir 90.000 orang, merusak sekitar 1.400 rumah, dan memutus 1.300 jalan, kata People's Daily di situs webnya, dan memutus aliran listrik ke beberapa desa.

Zixing mengalami hujan sejak Jumat akibat dampak Gaemi, dengan curah hujan 24 jam melebihi 645 mm di satu tempat, kata surat kabar tersebut.

Hujan selama dua hari telah menaikkan permukaan air sungai Juanshui, sehingga tiga tanggul jebol, demikian laporan kantor berita resmi Xinhua, meskipun satu tanggul ditimbun lagi pada hari Senin.

Sungai Juanshui mengalir ke Xiangjiang, anak sungai utama Sungai Yangtze, dan banjir meningkat hingga mencapai rekor di beberapa bagian, kata media pemerintah.

Tanah longsor yang disebabkan oleh hujan menghanyutkan rumah-rumah di Hunan, menewaskan 15 orang pada hari Minggu, kata media pemerintah.

Hujan lebat juga melanda beberapa provinsi lain, mendorong otoritas setempat mengeluarkan peringatan dan mengaktifkan rencana darurat.

Pemerintah mengadakan pertemuan minggu lalu untuk membahas langkah-langkah yang lebih luas guna mengatasi bencana alam. Tiongkok telah mengeluarkan dana bantuan bencana sedikitnya 6,9 miliar yuan (951 juta dollar AS), menurut perhitungan Reuters.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.