Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Setu Babakan Variasikan Lokakarya Budaya Kenalkan Betawi ke Masyarakat

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 17:10 WIB | Oleh:
Setu Babakan Variasikan Lokakarya Budaya Kenalkan Betawi ke Masyarakat Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Seorang anak memandang salah satu koleksi ondel-ondel di Museum Betawi, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Minggu (28/7).

JAKARTA - Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dan Museum Betawi memvariasikan lokakarya (workshop) budaya Betawi dengan tujuan agar masyarakat lebih tertarik dalam mempelajari budaya setempat.

"Kalau kemarin,workshopyang tradisional Betawi saja. Sekarang ditambah melukis, menggambar, yang berkaitan dengan budaya Betawi," ucap petugas UPK Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Riri di Jakarta, Minggu.

Lokakarya budaya biasanya diadakan setiap akhir pekan, berbarengan dengan pergelaran seni dan gratis bagi pengunjung. Jenis lokakarya yang dihadirkan beragam seperti kuliner, kesenian dan kriya seperti membatik, membuat ondel-ondel, tari, musik gambang keromong, dan silat.

"Untukworkshopkesenian seperti tari, musik gambang keromong, dan silat itu diisi oleh pengelola sanggar yang kami datangkan dari sekitar Perkampungan Budaya Betawi atau yang sudah terdaftar di Dinas Kebudayaan DKI Jakarta," kata Riri.

Khusus untuk bidang kuliner, sebenarnya pengunjung juga bisa mendatangi rumah makan Betawi di salah satu sisi Perkampungan Budaya Betawi, selain mengikuti lokakarya. Di sana, mereka selain dapat membeli produk kuliner khas Betawi seperti kerak telor, selendang mayang, laksa dan lainnya, juga berkesempatan melihat cara membuatnya.

Menurut dia, lokakarya sudah rutin diadakan sejak tahun 2018 dan 2019. Semula kegiatan ini hanya diadakan saat acara-acara besar Jakarta saja dan kunjungan pihak sekolah. Tetapi setelah pandemi COVID-19, lokakarya diadakan hampir setiap akhir pekan untuk mendatangkan pengunjung dan meramaikan kegiatan pergelaran budaya tradisional Betawi.

Riri menyebutkan setiap lokakarya rata-rata diikuti sebanyak 30 orang, sehingga total peserta yang berpartisipasi sejak Maret lalu hingga dua pekan lalu sekitar 200 orang.

"Totalworkshop sudah lebih dari 10 kali (sejak Maret 2024) ditambah acara-acara besar seperti HUT kota Jakarta. Target per tahun sekitar 500 orang peserta. Per triwulan sudah 10 jenis kegiatan," sebut dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...
Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.