Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Biden Tekankan Urgensi Gencatan Senjata Saat Bertemu Netanyahu

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Biden Tekankan Urgensi Gencatan Senjata Saat Bertemu Netanyahu Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan).

Washington - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menekankan perlunya menutup kesenjangan yang tersisa, menuntaskan gencatan senjata, dan kesepakatan pembebasan sandera di Gaza saat bertemu dengan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu di rumah kepresidenannya.

"Presiden Biden menyatakan perlunya menutup kesenjangan yang tersisa, menyelesaikan kesepakatan sesegera mungkin, memulangkan para sandera, dan mengakhiri perang di Gaza," kata Gedung Putih melalui pernyataan resminya yang dikutip Jumat.

Biden juga membahas krisis kemanusiaan di Gaza, perlunya menyingkirkan segala hambatan terhadap aliran bantuan dan memulihkan layanan dasar bagi mereka yang membutuhkan, serta pentingnya melindungi nyawa warga sipil selama operasi militer.

"Presiden Biden menegaskan kembali komitmen kuat Amerika Serikat terhadap keamanan Israel melawan semua ancaman dari Iran dan proksinya, termasuk Hamas, Hizbullah, dan Houthi," ucap pernyataan Gedung Putih.

Kunjungan ke Gedung Putih adalah yang pertama bagi Netanyahu sejak Biden menjabat pada tahun 2021 di tengah keretakan yang berulang antara kedua sekutu.

Namun, tekanan internasional untuk gencatan senjata guna mengakhiri pertumpahan darah dan kehancuran di Gaza terus meningkat karena jumlah korban tewas dengan cepat mendekati angka 40.000.

Netanyahu juga bertemu dengan Wakil Presiden Kamala Harris yang menyatakan keprihatinannya tentang situasi di Jalur Gaza.

Harris menuturkan bahwa ia menyampaikan dengan jelas kekhawatiran serius tentang situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza.

"Lebih dari 2 juta orang menghadapi tingkat kerawanan pangan yang tinggi dan setengah juta orang menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang sangat parah," kata Harris kepada wartawan setelah pertemuan tertutup dengan Netanyahu.

Pertemuan itu terjadi sehari setelah Netanyahu berpidato di hadapan sidang gabungan Kongres AS, di mana ia mengklaim bahwa perang di Gaza memiliki "salah satu rasio korban kombatan terhadap non-kombatan terendah dalam sejarah peperangan perkotaan."

Sementara itu, perang telah sangat memengaruhi popularitas Biden di kalangan Demokrat.

Jika ia mampu mengamankan gencatan senjata, itu akan menjadi keuntungan bagi Harris saat ia mencalonkan diri sebagai presiden setelah Biden memutuskan untuk mengundurkan diri dan mendukung Harris untuk menggantikannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.