Perubahan Iklim Hancurkan Kehidupan Kupu-kupu di Albania
📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis"Ngengat ini sangat agresif karena dapat berkembang biak tiga hingga empat kali dalam setahun, dan merupakan sebuah kemalangan yang nyata karena membuat seluruh wilayah menjadi tidak ada apa-apanya," kata peneliti kehutanan bernama Avdulla Diku.
Dengan tubuhnya yang berwarna hijau neon dan hitam, larva ngengat ini mudah terlihat ketika menempel pada daun dan batang pohon boxwood. Di jalan sepanjang Danau Ohrid ke Pogradec di barat laut Albania, deretan pohon boxwood yang tadinya hijau cerah berubah menjadi sekam setelah dimakan oleh larva ngengat itu.
"Ini adalah pengingat akan kerapuhan dan keseimbangan lingkungan tempat kita hidup," kata Sylvain Cuvelier, peneliti entomologi yang turut menulis atlas kupu-kupu Albania yang pertama.
"Jelas sangat mendesak untuk menyatukan upaya kita dalam mencari solusi, memikirkan kembali secara mendalam penggunaan sumber daya alam dan langkah ke depan dalam perlindungan dan pemulihan lingkungan kita," imbuh dia. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!