Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekjen PBB: Target Capai Nol Kelaparan di Dunia 'Sudah Melenceng'

📅 Jumat, 26 Jul 2024, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekjen PBB: Target Capai Nol Kelaparan di Dunia 'Sudah Melenceng' Doc: ANTARA/Xinhua/Xie E
Ket. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara kepada pers di luar Ruang Dewan Keamanan di markas besar PBB, New York, pada 30 April 2024.

PBB - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan bahwa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2 (Sustainable Development Goals 2/SDG 2) PBB yang merupakan target untuk mencapai nol kelaparan di dunia "sudah keluar jalur."

Dalam sebuah pesan video untuk peluncuran laporan Status Ketahanan Pangan dan Gizi Dunia 2024 (State of Food Security and Nutrition in the World 2024), Rabu (24/7), Guterres mengatakan laporan tersebut memuat dua pesan penting.

"Yang pertama adalah bahwa kelaparan, kerawanan pangan, dan malanutrisi masih menjadi krisis global," yang berarti bahwa SDG 2, target untuk mencapai nol kelaparan di dunia, sudah keluar jalur," kata sekjen PBB itu.

Sekitar 733 juta orang, atau sekitar 9 persen populasi dunia, mengalami kelaparan pada 2023, dan sekitar 582 juta orang akan mengalami kekurangan gizi kronis per 2030, dengan lebih dari separuhnya berada di Afrika saja, menurut laporan tersebut.

Pesan kedua dari laporan itu adalah bahwa "kita dapat menyelesaikan krisis ini," tegas Guterres, seraya menambahkan bahwa pendanaan adalah "kuncinya."

Pendanaan hanyalah satu bagian dari "teka-teki" dalam mentransformasi sistem pangan, tetapi merupakan bagian yang penting dan krusial untuk membantu negara-negara membangun dan meningkatkan kualitas sistem pangan dengan kecepatan dan skala yang diperlukan, ujarnya.

Seraya menyebutkan bahwa hanya sekitar sepertiga dari negara-negara berpendapatan rendah dan menengah mempunyai opsi pendanaan yang memadai untuk pangan dan gizi, sekjen PBB itu mengatakan semua negara berpendapatan rendah dan menengah juga rentan terhadap guncangan ekonomi, konflik, dan fenomena cuaca ekstrem.

Dia menyerukan keadilan untuk membantu negara-negara yang terdampak parah berinvestasi dalam sistem pangan yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan, guna menjamin akses ke pendanaan konsesi jangka pendek dan panjang, investasi, bantuan anggaran, dan keringanan utang, serta untuk mereformasi arsitektur keuangan global, sehingga negara-negara berkembang terwakili dengan lebih baik dan dapat mengakses pendanaan yang memadai untuk mencapai target mereka.

"Tidak ada tempat bagi kelaparan di abad ke-21," tegasnya, sembari mengatakan bahwa dunia tanpa kelaparan yang menjadi visi SDG 2 tidak hanya diperlukan, tetapi juga dapat dicapai.

Laporan bertajuk "Status Ketahanan Pangan dan Gizi di Dunia 2024: Pendanaan untuk Mengakhiri Kelaparan, Kerawanan Pangan, dan Malanutrisi dalam Segala Bentuknya" (State of Food Security and Nutrition in the World 2024: Financing to End Hunger, Food Insecurity and Malnutrition in All Its Forms), yang dipublikasikan oleh lima badan PBB, yaitu Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO), Dana Anak-Anak PBB (United Nations Children's Fund/UNICEF), Program Pangan Dunia (World Food Program/WFP), Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), serta Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (International Fund for Agricultural Development/IFAD), diluncurkan pada Rabu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

54 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.