Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat UMKM, Pemkab Sigi Tetapkan Produk Bawang Garing untuk Program OVOP

📅 Senin, 22 Jul 2024, 00:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat UMKM, Pemkab Sigi Tetapkan Produk Bawang Garing untuk Program OVOP Doc: ANTARA/HO-DISPERINDAG SIGI
Ket. Kepala Disperindag Sigi Agus Munandar (kanan) saat berkunjung ke Biro Ortganisasi dan SDM dan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian.

Sigi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menetapkan produk Bawang Garing sebagai Industri Kecil Menengah (IKM) pada programOne Village One Product(OVOP) untuk meningkatkan perekonomian pelaku usaha di daerah itu.

Adapun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sigi sudah berkonsultasi dengan pejabat pada Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA).

"Konsultasi ini dimanfaatkan untuk berdiskusi terkait programOne Village One Product(OVOP) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sigi," kata Kepala Disperindag Sigi Agus Munandar di Sigi, Minggu.

Ia mengemukakan untuk penetapan program OVOP harus berdasarkan peraturan Nomor 20 tahun 2024.

"Jadi mekanisme dan persyaratan penetapan OVOP serta regulasi baru yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 2024 tentang perwilayahan industri yang diantaranya mengatur tentang pengembangan sentra IKM," ucapnya.

Ia menuturkan salah satu tujuan program itu adalah dapat meningkatkan penjualan produk lokal di Kabupaten Sigi.

"Dengan adanya program OVOP untuk memberdayakan masyarakat di daerah ini dalam memperkenalkan produk lokal yang berdaya saing dan kompetitif baik di pasar nasional maupun global," ujarnya.

Kata dia, agar seluruh para pelaku usaha dapat saling mendukung untuk pertumbuhan ekonomi di daerah itu.

"Harapan kami seluruh pelaku usaha dan lembaga pemerintah harus bekerjasama dan saling mendukung dalam program pertumbuhan sentra dan penetapan IKM OVOP," tuturnya.

Ia menjelaskan produk Bawang Garing menjadi percontohan dalal programOne Village One Producttersebut.

"Untuk langkah awal, pemerintah daerah memilih produk Bawang Garing sebagai percontohan program OVOP di Kabupaten Sigi dengan pelaku IKM yang berlokasi di Kecamatan Sigi Kota dan sekitarnya," sebutnya.

Berdasarkan data Disperindag Sigi terdapat 2.120 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) pada tahun 2024, sedangkan jumlah IKM binaan hanya empat dari tahun 2023 sebanyak 60 IKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.