Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjabat Gubernur Kaltim Kembangkan Wisata Susur Sungai Mahakam dengan Hotel Terapung

📅 Senin, 22 Jul 2024, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Gubernur Kaltim Kembangkan Wisata Susur Sungai Mahakam dengan Hotel Terapung Doc: Antara/Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyambut perwakilan Unissula Semarang di atas kapal pinisi sambil menikmati santap malam bersama dan susur Sungai Mahakam.

Samarinda - Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Timur menawarkan gagasan baru dalam pengembangan wisata susur Sungai Mahakam di Kota Samarinda dengan membuat penginapan berjalan di sungai atau Hotel Terapung.

"Potensi Sungai Mahakam sangat luar biasa, karena itu para pemilik kapal dan investor lokal semestinya juga bisa menangkap peluang bisnis lainnya. Salah satunya dengan mengembangkan bisnis hotel terapung berjalan di Sungai Mahakam," kata Akmal Malik di Samarinda, Minggu.

Dengan begitu, wisata susur Sungai Mahakam bisa terus berkembang. Namun Akmal mengingatkan agar para pengelola kapal harus selalu memerhatikan keselamatan dan kenyamanan konsumen agar kunjungan wisatawan ke Samarinda dan Kaltim bisa terus meningkat.

"Saya pikir perlu hotel terapung berjalan. Harus ada pengusaha yang berani berinvestasi membuat hotel terapung di atas kapal. Ini akan menjadi sensasi tersendiri bagi para wisatawan," tambahnya.

Akmal menjelaskan jika di kota tarif kamar bisa dijual dengan harga Rp500 ribu per malam, maka di atas kapal, pengelola bisa menetapkan harga Rp1 juta bahkan lebih.

Di setiap kapal, jumlah kamar tidak perlu terlalu banyak. Kisaran 6-8 kamar. Terpenting disiapkan air panas dan air dingin di setiap kamar. Lebih bagus lagi jika ada kolam renang, gladak kapal, spot foto dan tentu juga fasilitas karaoke dan rapat.

"Jika ada tawaran hotel di darat dan hotel terapung, maka saya yakin wisatawan akan banyak antre ke sini," yakin Akmal.

Dengan hotel terapung berjalan ini, wisatawan bisa menikmati keindahan sungai dan tepian Mahakam. Menarik juga dengan pengaturan jam untuk menikmati pemandangan di waktu pagi, siang, sore dan
malam hari.

"Perjalanan kapal bisa sampai ke Pulau Kumala di Kota Tenggarong dan kembali lagi ke Samarinda," usul Akmal.

Tak lupa ia juga menyarankan agar setiap kapal menawarkan produk- produk UMKM Kaltim, seperti amplang, kripik pisang grecek, olahan jamur tiram dan lain
sebaginya.

"Ini juga akan membantu UMKM kita," seru Akmal.

la optimis, bisnis ini akan diminati dan menjadi alternatif lain destinasi wisata Kaltim, khususnya di Kota Samarinda. Sebab dengan kehadiran IKN akan semakin banyak tamu dan wisatawan berkunjung, sehingga hotel terapung bisa menjadi opsi menarik bagi para tamu daerah, wisatawan domestik dan mancanegara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.