Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lukisan Einstein Berbahasa Madura Dipamerkan di Bangkalan

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lukisan Einstein Berbahasa Madura Dipamerkan di Bangkalan Doc: ANTARA/ HO-Pemkab Bangkalan
Ket. Jebbing Bangkalan foto di dekat lukisan Albert Einstein pada acara pameran lukisan nasional yang digelar di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan. Pameran berlangsung mulai tanggal 19 hingga 28 Juli 2024.

BANGKALAN - Lukisan ilmuwan jenius Albert Einstein berbahasa Madura dipamerkan pada pameran 'Jelajah Madura' yang digelar di Pendopo Pemkab Bangkalan, Jawa Timur.

Lukisan hasil karya Doddy Hermanto alias Mr D dari Kawoong Innovation dengancodeisme atau QR Art akan muncul terjemah bahasa Madura setelah dipindai dengan gawai.

"Bahasa ibu Einstein adalah Bahasa Jerman, dengan imajinasi kekinian perkembangan zaman antara analog dengan digital bisa sinergi menggunakan teknologi untuk mewujudkannya," kata Mr D per telepon dihubungi dari Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (21/7).

Mr D yang juga menjadi pembicara para acara rangkaian pameran lukisan se-Nusantara lebih lanjut menjelaskan, bahwa analog digital sebenarnya seperti pisau bermata dua.

Ia menuturkan, musik digital dulu sulit diterima. Akan tetapi, seiring dengan kemajuan zaman, tidak bisa dimungkiri hampir semua menggunakan digital.

"Jadi, teknologi digital membuka peluang baru untuk berekspresi dan berkreasi," papar Mr D.

Perpaduan antara analog dan digital mampu dipadukan dengan baik, sehingga dengan menggunakanQR Art, lukisan ilmuwan asal Jerman yang populer dengan teori 'relativisme' tersebut maka muncul terjemah berbahasa Madura.

Karya seni analog sambung dia, memiliki nilai intrinsik tersendiri. Tekstur, goresan kuas pada lukisan, dan kekayaan suara dari alat musik analog menawarkan pengalaman estetika yang unik, dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang sangat sulit dibedakan antara analog dan digital.

Di sisi lain, teknologi digital memang membawa tantangan bagi seni analog. Namun, seni analog tidak akan tergantikan sepenuhnya.

"Keduanya justru bisa saling melengkapi dan berkolaborasi untuk menciptakan bentuk seni yang baru dan inovatif. Masa depan seni mungkin mengarah pada perpaduan harmonis antara analog dan digital," katanya, menjelaskan.

"Tidak ada kata tidak bisa untuk melakukan apapun bagi seorang Einstein karena kejeniusan-nya. "Imagination is more important than Knowledge", mempunyai arti imajinasi lebih penting daripada pengetahuan, melalui lukisan codeisme atau QR Art bisa di-scan/ pindai akan muncul terjemahan dalam bahasa Madura dengan lancar," katanya, menambahkan.

Pemeran lukisan yang mengusung tema 'Jelajah Madura' dan diikuti oleh seniman dari sejumlah provinsi di Indonesia yang digelar di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan ini, digelar sejak tanggal 19 dan akan berlangsung hingga 28 Juli 2024.

Menurut Ketua Panitia Arrya Afendiyanto, selain dari kalangan seniman senior, beberapa karya anak-anak mulai tingkat SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Bangkalan juga turut serta dalam acara itu.

Lukisan dengan tema budaya Madura, seperti karapan sapi, pakaian adat Madura, tampak mendominasi pameran ini, termasuk bunga, panorama alam dengan warna cerah.

Arrya menjelaskan, Pameran Lukis Nasional ini sebagai salah satu upaya untuk memberikan wadah terhadap para pelukis maupun para perupa yang ada di Pulau Madura dan seluruh seniman di Nusantara ini.

"Ini perdana dan terbesar digelar di Bangkalan, kami berharap apresiasi dari masyarakat. Kami berharap benar-benar bisa menunjang generasi muda untuk tetap terus berkarya. Bermacam aliran lukisan dari seluruh karya anak bangsa dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Kalimantan," katanya dalam keterangan pers yang diterima di Pamekasan, Minggu.

Selain pameran lukisan, kegiatan melukis 'on the spot' oleh masyarakat, seniman, dan pelajar juga menjadi rangkaian kegiatan di kabupaten paling barat di Pulau Garam ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.