Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bakti Gandeng 30 Pemda Teken Perjanjian Pinjam Pakai Lahan

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 17:43 WIB | Oleh:
Bakti Gandeng 30 Pemda Teken Perjanjian Pinjam Pakai Lahan Doc: Istimewa.
Ket. Penandatanganan serentak dokumen pinjam pakai Lahan BTS Bakti. 

JAKARTA - Sebagai langkah penting untuk memastikan setiap titik pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dapat dilakukan tanpa hambatan maka Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) menggandeng pemerintah daerah (pemda) dari 30 kabupaten di Indonesia, dimana penandatanganan dokumen pinjam pakai lahan yang belum terselesaikan.

Direktur Utama Bakti, Fadhilah Mathar mengatakan dalam proses ini berbagai isu terkait lahan, seperti kepemilikan dan lingkungan, harus diatasi dengan cermat dan kolaboratif. Pada kesempatan ini, 30 pemerintah daerah bersama-sama berkomitmen untuk membantu pekerjaan Bakti yang divalidasi melalui dokumen pinjam pakai lahan yang telah disiapkan.

"Membangun BTS berbeda dengan akses internet, untuk membangun BTS kita memerlukan lahan sehingga ada perjanjian ini. Berbeda dengan akses internet, yang tidak memerlukan lahan tetapi kami butuh konfirmasi bahwa yang dibangun adalah wilayah yang tidak ada akses internet, tidak ada fixed broadband dan harus ada listrik," ujar Fadhilah dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Fadhilah juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk membantu Bakti dalam pengajuan lokasi pembangunan, harus yang valid. Karena membangun BTS memerlukan biaya yang tidak sedikit, terutama di wilayah kahar yang penuh dengan risiko keselamatan pekerja.

"Dengan berat hati kami memohon maaf karena berencana untuk merelokasi BTS di wilayah kahar karena tidak ada jaminan keselamatan. Dan dari 623 BTS di wilayah kahar, 140 BTS sudah selesai terbangun, " katanya.

Meskipun adanya relokasi, Fadhilah memastikan jangan sampai ada kantor-kantor utama yang belum teraliri internet. Apalagi, tahun ini Bakti akan membangun 20.000 titik akses internet di layanan publik menggunakan RTGS (Remote Terminal Ground Segment) SATRIA-1. Adanya RTGS ini dapat mewujudkan digitalisasi dalam memberikan pelayanan publik yang efisien dan efektif.

Seperti yang diketahui, Bakti Kominfo mendapatkan mandat dari Presiden Joko Widodo untuk membangun telekomunikasi dari pinggiran. Pembangunan BTS merupakan salah satu pilar utama dalam program pemerataan infrastruktur telekomunikasi.

Adanya kerja sama yang erat antara pemerintah kabupaten dan kota, Bakti berhasil membangun 1.682 BTS 4G USO dan 4.995 BTS 4G dari target 5.618 site.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.