Asosiasi Berita Jepang Peringatkan Dampak AI pada Angka Kunjungan Konten Berita
📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMedia berita menghabiskan banyak tenaga dan uang untuk mengumpulkan berita dan melaporkan berita. Jika free-riding dibiarkan, kelayakan penyediaan liputan berita yang akurat dan beragam bisa berkurang.
"Karya kami yang dilindungi hak cipta ditampilkan dengan cara yang sangat mirip. Ini seperti mengambil roti dari mulut bisnis kami, jika layanannya digunakan secara gratis," kata seorang eksekutif dari sebuah surat kabar lokal Jepang.
"Jika orang tidak lagi, mengakses situs web (media berita), pendapatan dari iklan akan menurun, dan organisasi berita serta penyedia informasi utama lainnya akan mengalami kerugian besar," kata Makoto Nagatsuka dari Universitas Hitotsubashi, yang mengkhususkan diri dalam hukum hak cipta.
Sistem hukum harus ditinjau ulang mengingat pesatnya kemajuan AI generatif. Pada bulan Agustus 2023, Asosiasi Penerbit Majalah Jepang, Asosiasi Hak Cipta Fotografi Jepang dan Asosiasi Penerbit Buku Jepang mengeluarkan pernyataan bersama dengan Asosiasi Penerbit dan Editor Surat Kabar Jepang yang menyerukan tindakan untuk melindungi hak-hak mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka mengatakan Undang-Undang Hak Cipta saat ini mendukung pembelajaran AI, tetapi tidak memadai bagi pemegang hak cipta. Di negara lain, upaya juga sedang dilakukan untuk melindungi karya berhak cipta.
Pada bulan Mei, News Media Association, sebuah kelompok industri yang beranggotakan sekitar 2.000 penerbit surat kabar dan majalah di Amerika Serikat, meminta Departemen Kehakiman AS dan Komisi Perdagangan Federal AS untuk menghentikan perluasan layanan mesin pencari AI, dengan alasan beberapa operator menggunakan artikel dari surat kabar dan media lain secara tidak tepat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!