Ketahanan Pangan Penting untuk Menjaga Kedaulatan Negara
📅 Jumat, 19 Jul 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiKerja sama antara lembaga penelitian, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk merevitalisasi potensi ketahanan pangan yang modern dan berbasis ilmiah. Dengan pemanfaatan hasil-hasil penelitian ini, kita dapat meningkatkan kemandirian pangan nasional, mengurangi kebergantungan pada impor, dan pada akhirnya mencapai kedaulatan pangan.
Ketahanan pangan, jelasnya, adalah fondasi bagi kedaulatan negara. Tanpa ketahanan pangan, negara akan selalu bergantung pada impor dan rentan terhadap fluktuasi harga pangan global. Sementara itu, Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, mengatakan akses pengetahuan dan teknologi memang menjadi kebutuhan petani, terutama pengetahuan praktis yang bisa dilakukan dengan sumber daya yang dimiliki petani.
Qomar pun berharap penelitian para akademisi bisa dimulai dari permasalahan pada petani, baik permasalahan teknis produksi, kelembagaan, maupun distribusi, sehingga bisa terhubung langsung dan hasil penelitian menjadi solusi untuk petani.
"Mengapa demikian, supaya penelitian itu tidak berjalan terpisah dengan masalah petani, tetapi harus menjawab persoalan riil di lapangan sehingga memberi manfaat secara langsung," katanya. Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan pekerjaan rumah di sektor pertanian masih banyak, di antaranya faktor input seperti pupuk, bibit, dan lain sebagainya masih kurang. Begitu pula dengan infrastruktur yang masih kurang dan modal yang terbatas. "Kalau mau memperbaiki dan menciptakan kedaulatan pangan, harus memberi solusi atas masalah tersebut," kata Esther.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!