Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ajari Technologies Luncurkan Dua Produk Berbasis Kecerdasan Buatan

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 10:51 WIB | Oleh:
Ajari Technologies Luncurkan Dua Produk Berbasis Kecerdasan Buatan Doc: Istimewa
Ket. CEO Ajari Technologies, Rafael Ibrahim, memaparkan dua produk dari Ajari Technologies yaitu LearnXpert dan SeeU di Jakarta pada hari Rabu (17/7). Keduanya menggunakan N.I.S.A sebagai pusat kecerdasan dalam memberi layanan kepada penggunanya.

JAKARTA - Perusahaan teknologi asal Indonesia yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Ajari Technologies, resmi meluncurkan beberapa produk berbasis AI dari sistem operasi N.I.S.A, Neural Interactive Systematic Assistant.

Sebagai sistem operasi kecerdasan buatan, N.I.SA mampu membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas yang sistematis yang ada pada kedua produk. Teknologinya dirancang untuk menghubungkan berbagai sumber data secara efisien dan memberi respons yang natural dengan kemampuan berpikir yang dapat dipersonalisasi.

"Bukan sekedar alat bantu, tetapi N.I.S.A dapat diperuntukan sebagai mitra terpercaya dalam pengambilan keputusan berbasis data dan pengelolaan informasi yang kompleks," kata CEO Ajari Technologies, Rafael Ibrahim, dalam acara peluncuran N.I.S.A di Jakarta, Rabu (17/7).

Saat ini N.I.S.A, kata Rafael, menjadi pusat kecerdasan untuk dua produk unggulan dari Ajari Technologies yaitu LearnXpert dan SeeU. Produk ini ditujukan bagi para profesional, akademisi, hingga pengguna di sektor pemerintahan dan bisnis.

"Deretan produk ini merupakan bagian dari komitmen Ajari Technologies untuk memajukan teknologi berbasis AI pada sektor sistem pengelolaan data yang komprehensif di Indonesia," ujar dia.

LearnXpert, sistem manajemen pembelajaran berbasis AI, telah berhasil diadopsi oleh instansi pemerintah terkemuka seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri. Platform yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan ini menawarkan pengalaman belajar yang dipersonalisasi dan efisien untuk setiap pegawai.

Menawarkan beberapa fitur utama seperti Anti-Cheating Tools, Learning Guideline dan Test Assessment Scoring, LearnXpert dikembangkan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, tepat dan efisien. LearnXpert memungkinkan pengguna untuk mendapatkan hasil pengujian yang sangat tepat serta menerima rekomendasi materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan secara real-time.

Sementara SeeU merupakan platform penyedia ruang pertemuan virtual yang menawarkan pengalaman komunikasi dengan fitur-fitur canggih yang didukung oleh AI seperti video interaktif dengan resolusi tinggi, penerjemahan langsung ke berbagai bahasa. Fitur Real-Time Translation & Interpretation memungkinkan para pengguna untuk menggunakan fitur ini sebagai pemahaman dan penganalisaan data yang kompleks secara komprehensif.

"Fitur ini mempermudah instansi pemerintah dalam pengambilan keputusan yang beracuan kepada data dan statistik, kemampuan ini sangat berguna ketika melakukan pertemuan multinasional. Dengan kemampuan ini, pengguna yang berbicara dalam berbagai bahasa dapat berkomunikasi tanpa hambatan linguistic," terang Rafael.

Teknologi AI yang digunakan pada SeeU mampu menerjemahkan baik konten lisan maupun tulisan secara instan dan akurat. Selama pertemuan berlangsung, AI ini secara otomatis menangkap dan menerjemahkan percakapan, sehingga setiap peserta dapat mengikuti diskusi dalam bahasa yang mereka pahami.

Selain itu, fitur ini juga mendukung penyesuaian kontekstual, yang berarti terjemahan disesuaikan dengan topik pembicaraan, menjamin keakuratan dan relevansi informasi yang diterjemahkan. Dengan adanya kemampuan ini, interaksi multibahasa menjadi lebih efisien, produktif, dan inklusif, memungkinkan kolaborasi yang lebih baik di lingkungan global.

"Pada intinya yang mau di-highlight untuk SeeU dengan adanya píoduk ini menjadikannya tidak ada lagi hambatan bahasa," tegasnya.

SeeU telah terintegrasi dengan ekosistem LearnXpert untuk memperkaya pengalaman belajar secara virtual dan interaktif. Berbagai institusi, seperti Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), telah mengimplementasikan SeeU sehingga rapat-rapat institusi menjadi lebih produktif dan mudah untuk dikelola.

Peluncuran dua produk AI yang dibekali pembelajaran mesin (machine learning) canggih, N.I.S.A dari Ajari Technologies, menjadi bukti nyata bagaimana AI dapat membantu meningkatkan kinerja dan efektivitas instansi pemerintah dalam pemahaman data dan analisa yang kompleks secara komprehensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.