RS Pelni Sediakan Layanan Komprehensif Cedera Olahraga dan Gangguan Muskuloskeletal
📅 Rabu, 17 Jul 2024, 17:15 WIB | Oleh: Haryo BronoPenangan Lanjutan
Cedera olahraga sendiri nyatanya bukan hanya masalah fisik sementara, tetapi dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup seseorang. Jika tidak ditangani secara serius, hal ini dapat memperburuk hingga menyebabkan gangguan tulang belakang.
Sebagai struktur kunci yang mendukung hampir semua gerakan tubuh dan aktivitas fisik, dampak yang ditimbulkan nyatanya bisa membatasi kemampuan untuk melakukan gerakan yang benar dan meningkatkan risiko cedera pada bagian tubuh lain. Rehabilitasi yang tidak memadai dapat menyebabkan penyembuhan yang buruk, meningkatkan risiko cedera tulang saat kembali berolahraga.
Dokter Spesialis Orthopedi RS Pelni dr. Rizky Notario Haryanto Putro, Sp.OT (K) mengatakan, saraf dilindungi secara menyeluruh lewat tulang belakang. Jika ada bantalan tulang yang menekan saraf, tentu rasa sakit akan menjalar ke tubuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, pendekatan yang tepat dalam penanganan dan rehabilitasi sangat krusial. Diagnosis yang akurat dan perawatan yang tepat dapat membantu mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi, dan mencegah kambuhnya masalah tulang belakang.
"Dengan dukungan dari Orthopedic Center di Merial Tower RS Pelni, kami mampu memberi perawatan yang terintegrasi, mencakup diagnosis yang akurat, intervensi minimal invasif, dan program rehabilitasi yang tepat. Ini memungkinkan atlet untuk kembali beraktivitas dengan aman dan mengurangi risiko cedera berulang," ujar dr RIzky.
Beberapa fasilitas penunjang modern yang dimiliki RS Pelni antara lain MRI 1.5 Tesla untuk pemeriksaan mendetail struktur jaringan lunak dan tulang. Lainnya MSCT Scan 128 Slices untuk pemeriksaan diagnostik cepat dan akurat dengan resolusi tinggi, dan C-ARM untuk panduan visual selama prosedur bedah dan intervensi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seluruh penanganan masalah ortopedi tersebut kada dr. Rizky dilakukan oleh Tim Dokter Orthopedi serta tim yang terdiri dari Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis, Spesialis Anestesi, dan Spesialis Saraf yang memiliki pengalaman dan keahlian yang luas di bidangnya. Adapun fasilitas penunjang yang lengkap lainnya seperti radiologi dan laboratorium.
Komitmen RS PELNI kata Ary dalam menjamin mutu pelayanan dibuktikan dengan telah diraihnya predikat Paripurna dalam akreditasi yang dilakukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Sementara itu beberapa sertifikasi yang diraih antara lain ISO 9001:2015 Quality Management System, ISO 14001:2015 Environmental Management System, hingga ISO 45001:2018 Occupational Health & Safety Management System.
Direktur Komersial IHC Pertamina Harmeni Wijaya -mengatakan, sebagai bagian dari holding Pertamina Bina Medika IHC, RS Pelni terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi melalui peluncuran Orthopedic Center terbaru. Dengan dukungan teknologi canggih seperti MRI 1.5 Tesla, MSCT Scan 128 Slices, dan C-ARM, serta keberadaan dokter spesialis yang berpengalaman, pihaknya memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan terbaik.
"Melalui inovasi ini, kami berharap RS Pelni dapat semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan unggulan di Indonesia, sejalan dengan visi IHC untuk menjaga dan meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan," ucapnya.
RS Pelni merupakan bagian dari Pertamina Bina Medika IHC, sebagai holding rumah sakit BUMN Indonesia. Pertamina Bina Medika IHC mengoperasikan 38 rumah sakit & 68 Klinik milik BUMN Indonesia, juga membawahi 38 rumah sakit membership IHC di seluruh Indonesia.
RS Pelni hingga saat ini memiliki enam layanan unggulan yang ditawarkan kepada masyarakat. Beberapa diantaranya adalah Orthopedic Center, Oncology Center, Cardiovascular Center, Eye Center, Women & Pediatric Center dan Neurology Center.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!