Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Dalami Kasus Penembakan Terhadap Direktur LP3BH Manokwari

📅 Rabu, 17 Jul 2024, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Dalami Kasus Penembakan Terhadap Direktur LP3BH Manokwari Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Direktur LP3BH Manokwari Yan Christian Warinussy ditemui aparat Polresta Manokwari seusai mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Provinsi Papua Barat di Manokwari, (Rabu, 17/07/2024).

Manokwari - Kepolisian Resor Kota Manokwari, Papua Barat, mendalami kasus penembakan terhadap Direktur Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy.

Insiden penembakan tersebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) saat korban keluar dari salah satu bank Himbara di kawasan Sanggeng Manokwari, Rabu, sekitar pukul 15.45 WIT.

Kepala Bagian Operasi Polresta Manokwari Komisaris Polisi Wisnu Prasetyo mengatakan, kepolisian terus mengumpulkan bukti guna mengungkap identitas pelaku sekaligus motif penembakan terhadap advokat senior tersebut,

"Kami tidak mau berspekulasi. Sekarang kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara," kata Wisnu.

Kepolisian, kata dia, sudah mengecek kamera pengawas (closed circuit television/CCT) milik bank Himbara tersebut namun tidak terekam karena kameranya mengalami kerusakan.

Oleh sebabnya, kepolisian kembali mengumpulkan alat bukti kamera pengawas dari sekitar lokasi kejadian perkara sembari memeriksa keterangan saksi termasuk keluarga korban.

"Keluarga korban yang bersama-sama dalam mobil melihat ada satu kendaraan yang ikut korban saat ambil uang di ATM, tapi intinya kami harus dalami lagi," ucap dia.

Dia menjelaskan bahwa korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Provinsi Papua Barat setelah menderita luka tembak di dada bagian kiri, dan proyektil sudah berhasil dikeluarkan.

Hasil identifikasi terhadap proyektil yang bersarang di tubuh korban, dapat disimpulkan bahwa pelaku menggunakan senapan angin saat melancarkan aksi penembakan kepada korban.

"Penyelidikan akan terus berjalan. Korban masih mendapat perawatan medis, peluru sudah dikeluarkan. Pihak keluarga korban juga sudah buat laporan," ucap Wisnu.

Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid mengutuk keras aksi teror dan penembakan terhadap advokat pembela hak asasi manusia dan perdamaian di Tanah Papua.

Amnesty Internasional mendesak aparat kepolisian setempat untuk segera menangkap pelaku sekaligus mengungkap motif di balik penembakan Direktur LP3BH Manokwari.

"Penembakan itu adalah teror terhadap pribadi Yan dan kerja-kerjanya selama ini.Amnesty mendesak pihak berwenang segera mencari siapa pelakunya," Usman Hamid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.