Intervensi Pangan Atasi Kemiskinan Ekstrem
📅 Rabu, 17 Jul 2024, 08:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus menggencarkan intervensi pengendalian kerawanan pangan. Langkah itu dimaksudkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem yang menyasar berbagai daerah berdasarkan Peta Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA).
Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas, Sri Nuryanti mengungkapkan pemberian bantuan pangan ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran pangan masyarakat berpendapatan rendah di daerah rentan rawan pangan serta menguatkan daerah tahan pangan.
"Masyarakat di berbagai daerah, terutama yang relatif sulit terjangkau sangat membutuhkan bantuan seperti ini, kami terus mendorong intervensi pengendalian kerawanan pangan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas ketahanan pangan," jelas Sri Nuryanti saat menyalurkan secara simbolis bantuan pangan intervensi pengendalian kerawanan pangan kepada 1.824 KK atau sebesar 32 persen dari total penerima di Maluku, Senin (15/7) di Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.
Pihaknya pun menargetkan, proses penyaluran bantuan intervensi pengendalian kerawanan pangan ini rampung pada akhir Juli 2024.
Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi NFA Nyoto Suwignyo mengatakan, intervensi pengendalian pangan ini juga dalam rangka mendukung upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,
Sebaiknya Anda baca juga:
Kerawanan pangan dan kemiskinan memiliki korelasi yang kuat. Hal ini ditegaskan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi saat me-launching penyaluran intervensi pengendalian kerawanan pangan di Cilacap, Jawa Tengah, kemarin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!