Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Akhir Pekan, BMKG Prakirakan 10 Provinsi Diguyur Hujan Lebat

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 08:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Akhir Pekan, BMKG Prakirakan 10 Provinsi Diguyur Hujan Lebat Doc: ANTARA/Jessica Wuysang
Ket. Arsip foto - Sejumlah pengendara motor melintas saat hujan mengguyur di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (8/5/2024).

JAKARTA -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI memprakirakan sebanyak sepuluh provinsi di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat pada Sabtu (13/7).Sebagaimana dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Sabtu (13/7) pagi, daerah yang berpotensi diterjang hujan lebat itu adalah Provinsi Sumatera Utara, Jambi, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
Selain hujan lebat, BMKG juga memprakirakan hujan yang disertai kilat dan petir berpotensi terjadi di sepuluh provinsi, yakni Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Barat.Lalu, ada pula peringatan mengenai potensi turunnya hujan yang disertai dampak seperti banjir di sejumlah daerah meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua.Berikutnya, BMKG memprediksi angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah daerah, yaitu Aceh, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.Sebelumnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto telah menjelaskan bahwa potensi dampak bencana akibat hujan di sejumlah wilayah Indonesia yang masih tinggi bisa saja terjadi, meskipun sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau."Potensi peningkatan hujan dipicu oleh adanya beberapa dinamika atmosfer yang masih aktif berada di wilayah Indonesia, yakni fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby Kelvin, hingga pola sirkulasi siklonik dan La Nina juga semakin memperkuat potensi pembentukan awan penghujan itu," ujar Guswanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Megapolitan
Mulai 6 September, CFD Kota...
Advertisement
Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.