Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Kembaran Digital' Bantu Perenang Olimpiade Capai Rekor

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 06:10 WIB | Oleh:
“Kembaran Digital' Bantu  Perenang Olimpiade Capai Rekor Doc: AFP

Pada Olimpiade musim panas di Paris 2024, para perenang Olimpiade akan dipandu oleh kembaran digital. Dengan menggunakan hukum Newton, penggunaanya diharapkan dapat membantu perenang memecahkan rekor tercepat.

Pada Juli di Olimpiade Paris 2024, penggemar olahraga di seluruh dunia dapat menyaksikan perenang tercepat di dunia meluncur dari garis start di kolam renang berukuran Olimpiade di Paris La Défense Arena di Nanterre, pinggiran barat Paris, Prancis.

Bagi para atlet Olimpiade, kesempatan untuk berkompetisi dalam pertandingan di Olimpiade Paris 2024 akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Mengubah mimpi Olimpiade menjadi kenyataan sendiri membutuhkan komitmen total selama bertahun-tahun dan hanya sedikit yang berhasil melakukannya.

Hanya 60 hingga 80 atlet terbaik nasional yang akan menerima undangan ke uji coba Olimpiade untuk setiap cabang renang. Dan hanya empat atlet terbaik dalam uji coba tersebut dua di kategori putra dan dua di kategori putri yang akan masuk tim Olimpiade.

Selain peluang yang amat rendah ini, perlombaan seringkali diputuskan hanya dengan seperseratus detik. Lalu bagaimana seharusnya pelatih mempersiapkan calon atlet Olimpiade? Haruskah mereka menginstruksikan atlet mereka untuk berenang seperti Katie Ledecky dan Michael Phelps, dengan impian untuk meniru kesuksesan mereka?

"Tentu saja tidak. Setiap atlet memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda serta kekuatan dan kelemahan yang berbeda. Hal-hal yang dilakukan atlet Olimpiade tidak seperti gerakan perbaikan yang dilakukan sendiri, di mana pencarian internet sederhana akan mengungkapkan satu jawaban yang benar," tulis Katherine Douglass, seorang peneliti yang sedang menempuh pendidikan magister statistik di University of Virginia (UVA).

Matematika, fisika, dan teknologi telah merevolusi renang. Idenya adalah bahwa detail biomekanik dan hidrodinamik merupakan variabel dalam masalah fisika dan matematika yang kompleks. Dengan mengoptimalkan variabel ini, perenang dapat mencapai hampir kesempurnaan.

"Kini, munculnya teknologi sensor telah mengubah ide ini menjadi kenyataan, di mana matematika dan fisika menghasilkan informasi yang berguna sehingga pelatih dapat melatih dengan presisi para calon peserta Olimpiade 2024. Hasilnya sangat sukses," tutur Douglass.

Melalui implementasi "kembaran digital", Douglass melakukan penelitian bersama dengan beberapa rekan antara lain Augustus Lamb, mahasiswa master dari UVA, Jerry Lu, peneliti pascasarjana di Massachusetts Institute of Technology, Keon Ono, penasihat STEM untuk rektor dan profesor matematika Marvin Rosenblum di UVA, dan William Tempas, seorang mahasiswa di UVA.

Hukum Newton

Sifat universal hukum gerak Newton tidak hanya mengatur tata surya saja, tetapi juga gerakan-gerakan kecil seorang perenang. Ketika seorang perenang menyelam ke dalam kolam dan mulai bergerak bergelombang untuk mendorong dirinya maju, di sini hukum tersebut mengatur hubungan antara gaya dorong yang dihasilkan dan percepatan tubuh perenang yang dihasilkan.

Sebagai contoh, dalam final gaya bebas 50 meter Olimpiade, delapan atlet menggerakkan anggota tubuh mereka dengan tujuan menyelesaikan satu putaran kolam terlebih dahulu. Alih-alih kompetisi antar atlet, perlombaan ini merupakan pertarungan individu dimana setiap perenang melawan fisika inersia yang dijelaskan dalam hukum pertama Newton.

Mereka juga berkompetisi dengan gaya hambat yang dijelaskan dalam hukum kedua Newton. Perenang harus menciptakan gaya yang menggerakkan tubuh mereka hingga garis finis yang ada dalam hukum ketiga Newton, dengan harapan memperoleh medali emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

21 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.