Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peter Bono dan Wolff Merasa Emosional dengan Kemenangan Hamilton

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 16:38 WIB | Oleh:
Peter Bono dan Wolff Merasa Emosional dengan Kemenangan Hamilton Doc: ANTARA/AFP/Benjamin Cremel
Ket. Pembalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton merayakan di podium usai menjuarai Grand Prix Formula Satu Inggris di sirkuit balap motor Silverstone di Silverstone, Inggris tengah, Minggu (7/7).

JAKARTA - Insyinyur sekaligus rekan dekat Lewis Hamilton, Peter "Bono" Bonnington dan Kepala Tim Mercedes Toto Wolff mengaku masih merasa emosional setelah juara dunia tujuh kali itu memenangkan Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, akhir pekan lalu.

Bono dan Hamilton, yang menangis itu berbagi podium bermandikan sampanye setelah kemenangan mereka yang ke-83 bersama-sama, mengaku emosional setelah mengalami 945 hari tanpa kemenangan sejak kemenangan terakhir mereka di Grand Prix Arab Saudi 2021.

"Sudah lama sekali (sejak kami meraih kemenangan). Ia dan saya telah bekerja keras untuk mencoba kembali ke sini (podium tertinggi). Itu hanya langkah kecil, tapi butuh banyak langkah (untuk mencapainya)," kata Bonnington, dikutip dari AFP, Selasa.

Dalam balapan penuh drama dengan kondisi yang berubah-ubah, Hamilton dan Bonnington mempertahankan posisi dan ban lalu mengambil inisiatif dengan pergantian ban yang berani di lap-lap terakhir.

Saat itulah Bonnington mengetahui bahwa penantian panjang pembalapnya untuk meraih kemenangan sudah dekat.

"Saya tidak mengatakan bahwa tidak ada keraguan, tapi saya tahu bahwa begitu dia berhasil mengatasi masalah tersebut -- segera setelah saya diminta untuk 'diam' -- maka saya tahu bahwa permainan telah dimulai," ungkap dia.

Pada tugas terakhir itu, Hamilton melewati Lando Norris (McLaren) dan melawan juara dunia tiga kali Max Verstappen (Red Bull) untuk mengklaim rekor kemenangan kesembilan di Grand Prix Inggris dan rekor kemenangan ke-104 dalam karirnya.

Sementara, Wolff mengaku tetap memiliki keyakinan pada Hamilton meskipun pembalap Inggris berusia 39 tahun itu memutuskan untuk hengkang ke Ferrari pada akhir musim ini.

"Itu adalah perpisahan yang luar biasa setelah 12 tahun bersama. Ini adalah Grand Prix Inggris terakhir kami bersama-sama dan hasil akhirnya seperti sebuah dongeng. Kami meninggalkan penonton Inggris dengan pembalap Inggris yang paling ikonik dan paling sukses," ungkap Wolff.

"Dia adalah pembalap yang fantastis dan ketika dia merasa bisa memenangkan grand prix, saat itulah dia menjadi begitu kuat," ujarnya menambahkan.

Meski demikian, Wolff mengaku tidak akan berlarut-larut dalam euforia mengingat pembalap lainnya, George Russell, tidak menyelesaikan balapan karena adanya masalah tekanan air pada mobil.

"Dari segi kinerja, sepertinya kami akan kembali (ke performa yang baik)," kata Wolff.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.