Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringati Hari Koperasi Nasional, Inkowapi Dorong Modernisasi dan Transformasi Soko Guru Perekonomian

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 13:33 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Peringati Hari Koperasi Nasional, Inkowapi Dorong Modernisasi dan Transformasi Soko Guru Perekonomian Doc: Istimewa.
Ket. Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya (ketiga kiri) dalam satu acara beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) mendorong modernisasi dan transformasi koperasi nasional. Hal itu penting dalam memperingati Hari Koperasi Nasional Ke-77 Tahun 2024.

Dalam memperingati momen tersebut, Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya berharap koperasi menjadi pilar utama dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang bisa mewujudkan kesejahteraan anggotanya.

Koperasi hadir sebagai soko guru perekonomian nasional. Mewujudkan koperasi dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat menjadi perekonomian satu kesatuan pemberdayaan menuju Koperasi Maju Indonesia Emas.

"Kita akan membangkitkan visi, misi dan peran almarhum Bung Hatta (Bapak Koperasi Indonesia 17 Juli 1953) dan Bustanil Arifin (Menteri Koperasi Indonesia periode 1978-1993) dalam menggerakkan koperasi sebagai swadaya meningkatkan potensi ekonomi hingga ke tingkat pedesaan," ujar Sharmila di Jakarta, Selasa (9/7).

Adapun Sharmila dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Satu Juta UKM Naik Kelas Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2016 ini melalui pengembangan sistem go warung, go ekspor dan go digital. Melalui perannya sebagai Ketua Umum Inkowapi, Sharmila mendorong agar koperasi di seluruh daerah berkembang dalam modernisasi dan bertransformasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Salah satu kuncinya adalah sinergitas dan integrasi koperasi dengan berbagai elemen finansial. "Kolaborasi adalah upaya bersama mewujudkan kedaulatan koperasi Indonesia," tegasnya.

Tercatat hingga Juni 2024, Inkowapi telah memfasilitasi sebanyak 300 ribu posko pangan dalam sektor permodalan. Menurut Founder Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) ini, permodalan menjadi penting dalam mendorong kelangsungan dan keberlanjutan koperasi.

"Di era modern ini koperasi harus berkembang sebagai elemen pendidikan, pelatihan serta pemasaran. Termasuk menjadi penyedia permodalan bagi sektor usaha-usaha mikro dan kecil demi kesuksesan bisnis anggotanya," terang perempuan yang baru saja dinobatkan sebagai Top 100 Indonesia Inspring Woman Award 2024.

Selain itu, demi kejayaan koperasi Indonesia di masa mendatang, Ketua Komite Tetap Kewirausahaan Kadin Indonesia ini mengusulkan agar pemerintahan mendatang menunjuk seorang Menteri yang memiliki figur dari gerakan koperasi.

"Koperasi harus memiliki andil besar dalam target mencapai Indonesia Emas 2045. Upaya tersebut bisa terwujud ketika sosok pemimpinnya juga memiliki spirit yang sama," harap tokoh penerima Satya lencana Pembangunan Bidang Perkoperasian dan UKM Tahun 2013 ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

57 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.