Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Adik Kim Jong Un Kecam Latihan Militer Korsel di Perbatasan

📅 Senin, 08 Jul 2024, 14:03 WIB | Oleh:
Adik Kim Jong Un Kecam Latihan Militer Korsel di Perbatasan Doc: NK News/KCTV
Ket. Kim Yo Jong berbicara dalam rapat partai dalam gambar KCTV pada 11 Agustus 2022.

SEOUL - Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada hari Senin (8/7) mengecam dimulainya kembali latihan artileri tembak langsung oleh Korea Selatan di dekat perbatasan sebagai "histeria bunuh diri". Ia memperingatkan kemungkinan tindakan militer terhadap tindakan tersebut.

Dilaporkan Yonhap, Korea Selatan telah melakukan latihan artileri tembakan langsung di dekat perbatasan darat dan laut dalam beberapa minggu terakhir setelah menangguhkan perjanjian pengurangan ketegangan militer antar-Korea tahun 2018 yang melarang manuver semacam itu dan tindakan lain yang dianggap bermusuhan satu sama lain.

"Jelas bagi semua orang betapa berisikonya latihan tembak-menembak amunisi tajam yang dilakukan tentara ROK saat mendekati perbatasan DPRK dalam situasi seperti ini," kata Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita resmi Korea Utara (KCNA).

ROK adalah akronim dari nama resmi Korea Selatan, Republik Korea. DPRK adalah akronim dari nama lengkap Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea.

Kim mengklaim Korea Selatan telah mengganggu stabilitas keamanan regional, sementara Presiden Yoon Suk Yeol tengah berupaya melakukan "pelarian darurat" dari krisis politik dengan meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea melalui tindakan-tindakan provokatif di wilayah perbatasan.

Dalam upaya untuk memecah belah Korea Selatan, ia menunjukkan bahwa jumlah warga Korea Selatan yang menuntut Majelis Nasional mengusulkan rancangan undang-undang tentang pemakzulan Yoon telah melampaui angka 1 juta di situs web petisi parlemen.

"Siapa pun tidak dapat tidak mengakui bahwa presiden yang dipilih oleh rakyat telah membuat nasib ROK tergantung pada seutas benang," katanya.

Menyebut dimulainya kembali latihan tembak-menembak oleh militer Korea Selatan sebagai "histeria bunuh diri," Kim memperingatkan kemungkinan tindakan militer terhadap tindakan yang dianggap provokatif oleh Korea Utara.

"Apabila berdasarkan kriteria kami diputuskan bahwa mereka melanggar kedaulatan DPRK dan melakukan tindakan yang setara dengan deklarasi perang, angkatan bersenjata kami akan segera melaksanakan misi dan tugas yang diamanatkan oleh Konstitusi DPRK."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.