Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BUMD Perlu Keterbukaan Informasi

📅 Sabtu, 06 Jul 2024, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BUMD Perlu Keterbukaan Informasi Doc: ANTARA/HO-KI DKI
Ket. Suasana bimtek yang diselanggarakan oleh KI DKI kepada pegawai BUMD di Jakarta, Kamis (4/7).

JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perlu menjaga kepatuhan atas keterbukaan informasi melalui Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev.

"Ini untuk menjaga kepatuhan terkait keterbukaan informasi dan diharapkan bisa meningkatkan tata kelola perusahaan," jelas Ketua Komisi Informasi Jakarta, Harry Ara Hutabarat, saat bimbingan teknik (bimtek), Jumat.

Menurutnya, Monev bukan ajang kompetisi atau perlombaan. Ini untuk menjaga kepatuhan badan publik. Harry mengungkapkan, proses E-Monevuntuk badan publik dilakukan dengan menjaga independensisesuai dengan koridor-koridor.

Dia menegaskan, BUMD Jakarta memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni. Ini diyakini dapat meningkatkan tata kelola Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), sehingga setiap informatif akan berkualitas.

Harry menambahkan, meskipun Monev bukan ajang perlombaan atau kejuaraan, tahun 2024, BUMD yang informatif dapat meningkat sebagai pondasi tata kelola pemerintahan yang baik. "Dengan adanya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, menjaga badan publik dan mendukung pencapaian sasaran visi misi BUMD," katanya.

Kepala Badan Pembinaan BUMD, Nasrudin Joko Surono, mendukung komitmen keterbukaan informasi setiap BUMD. Dia mendorong agar BUMDdapat berbenah. Selain itu, juga meningkatkan tata kelola layanan informasi setiap rumpun BUMD sesuai dengan bisnisnya.

"Sampaikan data milik publik. Akomodasi kepentingan masyarakat dan libatkan dalam kebijakan pembangunan bagi kemajuan Jakarta. Tentu, ada pembatasan dan pengecualian," ungkapnya. Sekretaris Badan Pembinaan BUMD, Fitria Ramadiani, mengapresiasi kerja sama Komisi Informasi atas terselenggaranyabimbingan teknis (bimtek).

Fitriani juga berharap, sebagian besar BUMD meningkatkan performa tata kelola layanan informasi publik bagi seluruh PPID BUMD, sehingga masuk kriteria informatif. "Bimtek ini penting. Sebagai lembaga badan publik bimtek menjadi pelajaran berharga BUMD dalam memahami keterbukaan informasi public," ujar Harry. Jika BUMD informatif akan berdampak bagi kepercayaan publik.

Menurut Fitri, bimtek menjadi kesempatan saling berbagi isu spesifik serta implementatif apa pun yang dialami langsung BUMD Jakarta. Dalam bimtek juga ada dialog dua arah. Dengan demikian, ada tindak lanjut di dalam BUMD masing-masing.

Sesuai hasil E-Monev tahun lalu, dari 15 BUMD baru satu yang menuju informative. Kemudian, tiga kurang informative, dan 10 BUMD tidak informative. Ada dua yang tidak mengikuti E-Monev.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.