Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Berharap Tandatangani Pakta Pertahanan Penting dengan Jepang

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Berharap Tandatangani Pakta Pertahanan Penting dengan Jepang Doc: Inquirer/Facebook/Armed Forces of the Philippines
Ket. Panglima militer Filipina Jenderal Romeo Brawner Jr.

MANILA - Panglima militer Filipina mengatakan pada hari Kamis (4/7), ia berharap pakta pertahanan utama dengan Jepang yang memungkinkan penempatan pasukan di wilayah masing-masing akan ditandatangani pada pembicaraan keamanan minggu depan.

Menteri Pertahanan Jepang Minoru Kihara dan Menteri Luar Negeri Yoko Kamikawa akan bertemu dengan mitra mereka dari Filipina di Manila pada hari Senin (8/7).

Filipina dan Jepang -- sekutu lama Amerika Serikat -- telah meningkatkan hubungan dalam menghadapi Tiongkok yang semakin konfrontatif, yang terkunci dalam sengketa wilayah maritim dengan kedua negara.

"Kami berharap selama pertemuan itu, RAA, atau perjanjian akses timbal balik, akan ditandatangani," kata kepala militer Jenderal Romeo Brawner kepada AFP dan wartawan lainnya dalam sebuah konferensi pers.

"RAA penting karena akan memungkinkan pasukan Jepang, tentara Jepang untuk datang ke negara kita guna melakukan pelatihan bersama kita. RAA juga akan memungkinkan pasukan kita untuk pergi ke Jepang guna berlatih bersama mereka."

Filipina dan Jepang mulai merundingkan pakta tersebut pada bulan November.

Kesepakatan itu akan menciptakan dasar hukum bagi kedua negara untuk mengirim personel pertahanan ke wilayah masing-masing untuk pelatihan dan operasi lainnya.

Tokyo telah menandatangani perjanjian akses timbal balik serupa dengan Inggris dan Australia dalam beberapa tahun terakhir.

Filipina memiliki pakta yang setara dengan Amerika Serikat dan Australia dan berencana untuk melakukannya dengan Prancis.

Jepang, yang menginvasi dan menduduki Filipina dalam Perang Dunia II, merupakan penyedia utama bantuan pembangunan luar negeri bagi negara Asia Tenggara tersebut dan juga pemasok peralatan keamanan.

Filipina sepakat pada bulan Mei untuk membeli lima kapal patroli penjaga pantai sepanjang 97 meter dari Jepang dalam kesepakatan senilai lebih dari $400 juta.

Pada bulan April, para pemimpin dari Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat mengadakan pertemuan puncak trilateral pertama yang bertujuan meningkatkan hubungan pertahanan di Washington.

Pertemuan ini digelar setelah latihan militer empat negara yang melibatkan Australia di Laut Tiongkok Selatan, yang membuat Beijing berang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

28 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.