Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina dan Tiongkok Sepakat Redakan Ketegangan

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina dan Tiongkok Sepakat Redakan Ketegangan Doc: AFP/Philippine Department of Foreign Affairs
Ket. Perundingan di Manila l Wamenlu Filipina, Theresa Lazaro (kiri), dan Wamenlu Tiongkok, Chen Xiaodong, berjabat tangan saat keduanya mengikuti perundingan konsultasi bilateral terkait LTS di Manila pada Selasa (2/7). Pada perundingan itu, Manila dan Beijing sepakat untuk mengurangi ketegangan terkait LTS.

MANILA - Filipina dan Tiongkok pada Selasa (2/7) sepakat untuk mengurangi ketegangan terkait Laut Tiongkok Selatan (LTS), kata Manila, menyusul terjadi bentrokan sengit di perairan yang disengketakan tersebut.

"Kedua belah pihak membahas posisi mereka masing-masing di Second Thomas Shoal dan menegaskan komitmen mereka untuk meredakan ketegangan tanpa mengurangi posisi masing-masing," kata Kementerian Luar Negeri Filipina dalam sebuah pernyataan.

Bulan lalu, personel Penjaga Pantai Tiongkok yang menggunakan pisau, tongkat, dan kapak, dilaporkan telah mengepung dan menaiki tiga kapal Angkatan Laut Filipina di dekat perairan dangkal di Kepulauan Spratly tersebut dalam sebuah konfrontasi terbaru dan paling serius seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Manila dan Beijing.

Dalam insiden itu, seorang tentara Filipina kehilangan satu jari dalam bentrokan tanggal 17 Juni, dan Manila juga menuduh penjaga pantai Tiongkok menjarah senjata dan merusak tiga kapal serta peralatan navigasi dan komunikasi.

Beijing bersikeras bahwa penjaga pantainya berperilaku profesional dan terkendali serta menyalahkan Manila atas bentrokan tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Filipina, Theresa Lazaro, dan Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Chen Xiaodong, telah melakukan diskusi yang jujur ??dan konstruktif," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Filipina pada Selasa.

"Mengingat insiden baru-baru ini di LTS, kedua belah pihak menyadari bahwa ada kebutuhan untuk memulihkan kepercayaan, membangun kembali kepercayaan, dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi dialog dan interaksi yang produktif," kata Kementerian Luar Negeri Filipina, seraya mencatat bahwa perbedaan pandangan yang signifikan masih ada.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah LTS, mengesampingkan klaim-klaim yang bersaing dari beberapa negara Asia tenggara termasuk Filipina, dan keputusan internasional yang menyatakan bahwa sikap Tiongkok tidak memiliki dasar hukum.

Kedua belah pihak sebelumnya telah menandatangani perjanjian peningkatan Mekanisme Komunikasi Maritim Filipina-Tiongkok dan setuju untuk melanjutkan diskusi antara penjaga pantai mereka. Pada 2017 lalu, baik Tiongkok dan Filipina telah meluncurkan pertemuan konsultatif untuk mempromosikan pengelolaan konflik secara damai di LTS.

Seruan Vatikan

Sementara itu Vatikan pada Selasa menyerukan penyelesaian konflik secara damai, termasuk ketegangan antara Filipina dan Tiongkok ketika kedua negara berupaya mengatasi perselisihan mereka di LTS.

Dalam kunjungan pertama Menteri Luar Negeri Vatikan ke Manila setelah 75 tahun hubungan antara Takhta Suci dan Filipina, Uskup Agung Paul Richard Gallagher mengatakan segala upaya harus dilakukan untuk menyelesaikan perbedaan secara damai.

"Kami mendorong pihak-pihak yang berkonflik untuk mematuhi hukum internasional," kata Gallagher kepada wartawan saat pengarahan bersama dengan Menteri Luar Negeri Filipina.

Sementara itu juru bicara AL Filipina untuk masalah LTS, Laksamana Muda Roy Vincent Trinidad, mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa tindakan Penjaga Pantai Tiongkok terhadap kapal-kapal Filipina yang melakukan misi pengiriman pasokan rutin di Second Thomas Shoal baru-baru ini adalah yang paling agresif dalam sejarah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Megapolitan
Harga Kakao Kering di Lebak...
Daerah
Hingga Agustus, Samsat Palu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.