Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hak Remisi Pelaku 'Love Scamming' Dicabut

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hak Remisi Pelaku 'Love Scamming' Dicabut Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Tonny Nainggolan saat jumpa pers di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Senin (1/7).

JAKARTA - Seorang narapidana berinisial MA dipindah dari Cipinang ke Lapas Khusus Kelas II A Karanganyar, Nusakambangan, Jawa Tengah karena melakukan love scamming kepada pelajar SMP Bandung. "Sebagai bentuk keseriusan, Dirjenpas langsung memindahkan MA ke Lapas super maksimum security, Nusakambangan," kata Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jakarta, Tonny Nainggolan, Senin.

Menurutnya, jajaran pemasyarakatan terus melakukan langkah-langkah pencermatan. Dia berharap pemindahan akan membuat efek jera penghuni penjara lainnya. Tonny menambahkan, jajaran pemasyarakatan khususnya yang bertugas di lapas dan rutan berusaha selalu meningkatkan pengawasan.

"Kami selalu mengevaluasi kebijakan yang diambil untuk memperkecil bahkan meniadakan kasus seperti ini. Jangan sampai ini terulang," harap Tonny. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang EP Prayer Manik menambahkan, napi MA sudah dipindahkan ke Lapas Khusus Nusakambangan, Minggu (30/6).

Pemindahan bekerja sama dengan Direktorat Pengamanan dan Intelijen Ditjen Pemasyarakatan. Pemindahan MA merupakan bentuk keseriusan Ditjen Pemasyarakatan menanggapi kasus ini. Terkait motif MA, dia mengaku tidak bisa menjelaskan karena kewenangan penyidik Polda Jabar. Hak MA untuk mendapat remisi dicabut karena kejahatan ini.

Love scamming adalah salah satu modus kejahatan siber di mana pelaku menggunakan identitas palsu untuk menarik hati korban, kemudian memanfaatkan guna mendapatkan uang. MA menggunakan nama Cakra dan foto pria tampan guna mengelabui korban. MA lalu berkenalan dengan korban pada bulan Maret hingga berlanjut berkomunikasi melalui WhatsApp.

Seiring berjalannya waktu, MA kerap merayu korban guna mengirimkan foto serta video tanpa busana. Lalu memeras orang tua korban. ν Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.