Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bersinergi Atasi Jakarta Macet, Kemenhub Perkuat Koordinasi dengan Pemprov DKI

📅 Senin, 15 Sep 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bersinergi Atasi Jakarta Macet, Kemenhub Perkuat Koordinasi dengan Pemprov DKI Doc: Antara
Ket. Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Sesditjen Hubdat) Kemenhub Ahmad Yani menjawab pertanyaan awak media ditemui, di Jakarta, Senin (15/9).

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penerapan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan salah satunya di kawasan TB Simatupang.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Sesditjen Hubdat) Kemenhub Ahmad Yani ditemui di Jakarta, Senin (15/9), menyebut beberapa langkah sudah dijalankan Pemda DKI, termasuk perbaikan sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang menjadi elemen penting dalam mengendalikan arus kendaraan di jalanan utama.

"Kemacetan di Simatupang, memang beberapa kondisi kemarin yang hujan sangat lebat itu, kondisi Jakarta macetnya minta ampun. Nah, saat ini beberapa kegiatan Pemda DKI khususnya yang terkait dengan perbaikan sistem layanan ATCS-nya, itu juga sebetulnya sudah berkoordinasi dengan kita," kata Yani.

Dia menyebut pihaknya aktif berkoordinasi dengan Pemda DKI untuk menyusun pola rekayasa lalu lintas yang lebih adaptif terhadap kondisi cuaca maupun volume kendaraan harian.

Selain rekayasa lalu lintas di dalam kota, lanjut Yani, Pemda DKI juga meminta pedoman teknis dari Kemenhub untuk mengatur kendaraan yang masuk dari luar Jakarta agar tidak menambah beban kemacetan.

"Pemda DKI saat ini juga meminta kita untuk memberikan pedoman manajemen rekayasa terutama yang terkait dengan bagaimana kendaraan yang akan masuk dari luar Jakarta ke Jakarta," jelasnya.

Kemenhub menekankan pentingnya sinergi ini mengingat program perluasan layanan transportasi umum seperti Transjakarta hingga wilayah penyangga diharapkan mengurangi jumlah kendaraan pribadi masuk Jakarta setiap hari.

"Itu yang dilakukan dalam rangka bagaimana bisa melancarkan arus lalu lintas di Jakarta nantinya," ucapnya.

Selain itu, simpul integrasi seperti Lebak Bulus dengan MRT dan Dukuh Atas dengan berbagai moda transportasi akan diperkuat sebagai bagian dari strategi pengendalian lalu lintas.

"Itu akan dikembangkan lagi dan tentunya ini akan didukung oleh teman-teman dari Direktorat Integrasi (Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan)," imbuh Yani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.