Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inggris vs Slovakia: Three Lions Bakal Kesulitan Ladeni Kesolidan Slovakia

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 15:06 WIB | Oleh: Tim Penulis

Slovakia tak pernah menang melawan Three Lions. Sebaliknya, Inggris sudah lima kali mengalahkan Slovakia. Meskpun begitu, dalam turnamen utama sepak bola, tepatnya Euro 2016, kedua tim imbang 0-0 dalam fase grup.

Masa lalu memang belum tentu menjadi ukuran untuk keadaan saat ini, apalagi segalanya telah berubah besar, seperti yang dialami Slovakia belakangan ini.

Sebelum Francesco Calzona melatih Milan Skriniar cs, Slovakia adalah tim yang sangat mengandalkan pertahanan. Tapi sejak ditangani Calzona, mereka berubah menjadi tim yang mengandalkan tekanan tinggi, agresif, membangun serangan dari lini belakang, dan piawai dalam situasi bola mati.

Revolusi ini membuat skuad Slovakia yang tak pernah lolos ke perempat final baik dalam Piala Eropa maupun Piala Dunia, optimistis melangkah jauh.

Kapten tim, Milan Skriniar, bahkan optimistis Slovakia bisa menuliskan sejarah jika timnya bisa melewati hadangan Inggris.

Tetapi mereka tahu,begitu Inggris berubah menjadi tim yang padu yang bermain dalam satu kesatuan, khususnya di lini depan, maka Slovakia berada dalam bahaya besar.

Untuk berubah ke level itu, pelatih Inggris, Gareth Southgate, harus berani mengambil risiko melakukan perubahan pada skuadna.

Selama ini Southgate enggan menyerah kepada tekanan di luar tim. Dia teguh dengan starting eleven yang sama, kecuali pada laga terakhir fase grup ketika dia memasang Conor Gallagher sebagai starter, ketimbang Trent Alexander-Arnold.

Menghadapi Slovakia yang berkolektivitas tinggi, perubahan perlu kembali dilakukan Southgate, khususnya lini depan yang merupakan sektor yang paling tidak padu.

Ketidakhadiran bek kiri Luke Shaw dan kecenderungan Phil Foden bergerak ke tengah yang menjadi teritori Jude Bellingham dan Harry Kane, membuat sektor sayap Inggris timpang.

Ini membuat kekuatan sayap kiri Inggris tidak sama kuat dengan sayap kanannya yang diisi bek Kyle Walker dan winger Bukayo Saka.

Padahal kemerataan kekuatan semua lini menjadi modal besar yang bisa menebas rintangan dari tim-tim kolektivitas tinggi seperti Slovakia.

Untuk itu, seperti dalam pertandingan terakhir fase grup, Southgate harus berani mengubah strategi. Dia bisa memulai perubahan itu dengan menukar duo Foden-Saka dengan Anthony Gordon - Cole Palmer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.