Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diretas Situs Judi Online, Mukomuko Minta Bantuan Ahli di Jakarta Pulihkan Website Pemkab

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diretas Situs Judi Online, Mukomuko Minta Bantuan Ahli di Jakarta Pulihkan Website Pemkab Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Kabid Pengadaan, Pengembangan SDM dan Pembinaan ASN BKPSDM Kabupaten Mukomuko, Niko Hafri, Kamis (6/6/2024).

MUKOMUKO - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta bantuan ahli dari Jakarta untuk memulihkan situs atau "website" milik pemerintah daerah setempat yang diretas oleh situs judi dalam jaringan atau online.

"Kami akan meminta bantuan ahli yang membuat situs e-Kinerja milik pemerintah daerah. Saat ini orang yang membuat situs ini sudah pindah dari Bengkulu ke Jakarta," kata Kepala Bidang Pengadaan, Pengembangan SDM dan Pembinaan ASN BKPSDM Kabupaten Mukomuko, Niko Hafri di Mukomuko, Kamis (27/6).

Ia mengatakan hal itu setelah situs resmi "website" milik pemerintah daerah tidak bisa diakses, karena diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang diduga situs judi dalam jaringan atau online.

Peretasan "website" e-Kinerja milik Pemerintah Kabupaten Mukomuko berdampak pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak bisa dicairkan.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menggunakan "website" e-Kinerja milik pemerintah provinsi dan situs itu penting untuk mendata kinerja setiap ASN dalam mencairkan TPP.

Untuk memulihkan kondisi situs pemerintah daerah ini, ia menambahkan, pihaknya saat ini menggunakan tenaga yang ada di daerah untuk melakukan perbaikan demi mengejar pencairan TPP ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko.

Selain itu, pihaknya melibatkan PT Telkom di daerah ini untuk memperbaiki situs pemerintah daerah dengan cara membersihkan virus pada "website" e-Kinerja.

Sementara itu, ia menyatakan, sudah ada beberapa OPD di lingkungan pemerintah daerah yang mengajukan pencairan dana TPP ASN melalui "website" e-Kinerja.

"Sudah ada beberapa OPD setempat yang terlambat mengajukan pencairan TPP ASN untuk bulan Januari dan Februari, tetapi kami minta mereka untuk bersabar karena sedang perbaikan website," ujarnya.

Ia menambahkan, selain beberapa OPD yang terlambat mengajukan dana TPP ASN, sebentar lagi seluruh OPD di Kabupaten Mukomuko juga akan mengajukan pencairan TPP ASN di instansinya.

Ia berharap, pencairan dana TPP ASN pada bulan Juni tahun ini berjalan dengan lancar, dan website e-Kinerja ini dapat segera berfungsi normal kembali.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini juga sedang mengajukan proses pencairan dana TPP ASN untuk bulan Juni 2024, namun belum bisa karena ada kendala "website" yang diretas.

Ia menyatakan pihaknya bersama dengan Telkom terus mengupayakan perbaikan "website" yang diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.