Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

17 Orang Ditangkap dalam Kudeta yang Gagal

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 02:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
17 Orang Ditangkap dalam Kudeta yang Gagal Doc: AFP/AIZAR RALDES
Ket. Penangkapan Tersangka | Sejumlah orang pada Kamis (27/6) digiring polisi karena diduga terlibat dalam upaya kudeta yang gagal di Bolivia pada Rabu (26/6) lalu. Hingga Kamis (27/6) aparat berwenang di Bolivia sudah menciduk 17 orang tersangka.

LA PAZ - Pihak berwenang Bolivia pada Kamis (27/6) memperlihatkan 17 orang yang ditangkap setelah terjadi upaya kudeta yang gagal. Upaya kudeta itu sendiri telah memperdalam kekacauan politik di Bolivia yang saat ini terperosok dalam krisis ekonomi yang parah.

"Sebanyak 17 orang telah ditangkap karena berusaha melakukan kudeta di wilayah nasional," kata Menteri Dalam Negeri Bolivia, Eduardo del Castillo, dalam konferensi pers, seraya menerangkan bahwa mereka yang ditangkap termasuk personel militer aktif dan pensiunan serta warga sipil, sehubungan dengan upaya kudeta, dan tersangka lainnya saat ini masih dicari.

Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir di Bolivia karena terjadinya krisis ekonomi serta perselisihan politik antara Presiden Luis Arce dan mantan presiden berkuasa Evo Morales menjelang pemilu tahun 2025.

Polisi antihuru-hara terus mengawasi gedung-gedung pemerintah sehari setelah panglima militer Juan Jose Zuniga mengerahkan pasukan dan tank ke jantung Ibu Kota La Paz, di mana mereka mencoba mendobrak pintu istana presiden. Tak lama kemudian, tentara dan tank mundur dari alun-alun bersejarah Plaza Murillo, dan televisi lokal menyiarkan gambar penangkapan Jenderal Zuniga.

Selain Zuniga, panglima Angkatan Laut Bolivia, Juan Arnez Salvador, juga ditangkap. Kedua pria tersebut menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara atas kejahatan terorisme dan pemberontakan bersenjata, kata jaksa.

Menteri Del Castillo membenarkan bahwa Zuniga dan mantan panglima angkatan laut Juan Arnez Salvador memimpin kelompok konspirator yang ingin menjatuhkan pemerintahan yang dipilih secara demokratis.

Menurut sang menteri, sehari sebelum pemberontakan militer, Presiden Arce memberitahu panglima militer bahwa dia dibebastugaskan karena tindakannya tidak sejalan dengan konstitusi politik menyusul beberapa serangan yang dilakukan Zuniga terhadap Morales.

Sedangkan Zuniga membela diri, menuduh Presiden Arce telah mengatur upaya kudeta ini untuk meningkatkan popularitasnya. "Presiden mengatakan kepada saya bahwa dia membutuhkan sesuatu untuk meningkatkan popularitasnya," klaim Zuniga pada Rabu (26/6).

Terpolarisasi

Bolivia yang memiliki sejarah panjang kudeta militer, dalam beberapa pekan terakhir diguncang krisis ekonomi akibat anjloknya produksi gas dan kekurangan cadangan mata uang asing hingga tahun 2023. Akibatnya negara ini harus mengurangi impor bahan bakar yang memicu aksi protes dari serikat pedagang dan pengangkut barang yang intens.

Bolivia juga sangat terpolarisasi setelah bertahun-tahun mengalami ketidakstabilan politik, dan partai berkuasa Gerakan Menuju Sosialisme (MAS) terpecah oleh konflik internal antara pendukung Arce dan Morales.

Morales, yang merupakan presiden pribumi pertama Bolivia, sangat populer sampai ia mencoba melanggar konstitusi dan mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat pada tahun 2019. Setelah Arce memenangkan kursi kepresidenan pada Oktober 2020, Morales pun ancang-ancang untuk kembali ke tampuk kekuasaan.

Sejak itu, perebutan kekuasaan semakin meningkat di antara kedua tokoh tersebut, dan Morales semakin mengkritik pemerintah dan menuduh pemerintah melakukan korupsi, menoleransi perdagangan narkoba, dan mengesampingkannya secara politik. Dan puncak konflik internal terjadi pada enam bulan lalu ketika mahkamah konstitusi mendiskualifikasi Morales dari pemilu 2025.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.