- Home
-
- Megapolitan
-
- Petani Bekasi Terbantu Bur...
Petani Bekasi Terbantu Burung Hantu Basmi Tikus
Rabu, 26 Jun 2024, 03:27 WIBBEKASI - Tikus sawah menjadi salah satu perusak utama berbagai tanaman di sawah seperti singkong dan ubi. Kini para petani memiliki senjata solutif yang efektif untuk membasmi tikus dengan mengerahkan burung-burung hantu.
Petani di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggunakan media burung hantu sebagai pemangsa alami atau predator untuk membasmi hama tikus areal persawahan. Burung hantu dinilai efektif, murah, serta tidak membahayakan jiwa.
Kelompok Tani Bagja Asih Desa Sukaasih, Kecamatan Sukatani bahkan sudah membuat Rumah Burung Hantu (Rubuha) sejak 2020. Manfaat serta hasilnya pun efektif dalam membasmi tikus.
"Hama tikus dimakan oleh burung hantu yang telah dilatih sebagai pemangsa hewan pengerat ini. Sekarang sudah berdiri enam titik rumah burung hantu dan terus berkembang biak," kata Camat Sukatani Agus Dahlan di Cikarang, Selasa.
Agus mengatakan pengembangbiakan burung hantu berjenis 'Tyto Alba' ini terbukti mampu mengamankan tanaman padi dari serangan hama tikus di lahan persawahan seluas 100 hektare. "Makanya kami berupaya untuk terus mengembangbiakkan burung hantu ini di setiap desa," katanya.
Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Kecamatan Sukatani Demang Darmadi menyatakan berdasarkan pengamatan lapangan, seekor burung hantu mampu membunuh 10-12 ekor tikus dalam satu malam. "Lima sampai tujuh ekor tikus dimakan langsung. Sisanya digunakan sebagai cadangan makanan burung hantu," ucapnya. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rupiah Nyaris Rp17.000, Dampak Perang Asia Barat Makin Ngeri, Dompet Rakyat Terancam?
-
Demi Efisiensi Energi, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan
-
Perang Iran Hari ke-33 : Apa Saja yang Terjadi?
-
Kemenhub Penguatan Keamanan Penerbangan Perintis di Papua
-
Cerita Audy Item Berjuang Melawan Obesitas
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan Santai: Indonesia Sudah Punya Pengalaman
-
Konferensi pers Menekraf tanggapi kasus Amsal Sitepu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.